19:00 . Gandeng Lakpesdam NU, Kominfo Dorong Masyarakat Cakap Literasi Digital   |   17:00 . Makam Diduga untuk Ritual Pesugihan Dibongkar, Isinya Mengejutkan   |   16:00 . 295 WBP Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Napi Langsung Bebas   |   15:00 . DWP Kemenag Bojonegoro Gelar Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Gratis   |   13:00 . 49 SMA di Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka   |   09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Seniman Bojonegoro Ikuti Pameran Kaligrafi Internasional di India

blokbojonegoro.com | Friday, 15 July 2022 19:00

Seniman Bojonegoro Ikuti Pameran Kaligrafi Internasional di India

Kontributor : Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Seniman kaligrafi asal Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengikuti pameran kaligrafi internasional di India, dia adalah seorang guru di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Attanwir Bojonegoro yaitu Muhammad Nur Masruchin (35).

Menurutnya, dia mengikuti ajang pameran Internasional berawal dari iseng, dan sebelumnya tidak ada niatan untuk mengikuti pameran yang diikuti seniman dari 40 Negara yang ada di Dunia itu. Total peserta pameran virtual itu sekitar 600 senimanm

“Mulanya dari teman-teman kaligrafer juga yang memberi info, ada pameran di India gitu. Pada saat itu, batas waktu tinggal beberapa hari dan saya reflek langsung sangat tertarik dan langsung mengikuti. Mengikuti panduan dari teman, langsung kirim karya, selang beberapa hari ternyata lulus seleksi dan bisa ikut pameran,” ungkap pria kelairan tahun 1987 ini.

Bukan sekadar mengikuti, ternyata dia mendapatkan penghargaan sebagai Kaligrafi Quran ke-2 Indonesia Pameran Virtual, dengan begitu dia mengaku sangat senang atas penghargaan tersebut.

“Alhamdulillah, saya begitu senang yang luar biasa atas penghargaan tersebut, meski penghargaan hanya berupa ucapan tetapi hal tersebut, bisa membuat semangat saya untuk terus berkarya,” jelasnya, Jumat (15/7/2022).

Masruchin mengirimkan satu buah karya kaligrafi yang bertuliskan lafadz "Fabiayyi Ala Irobbikuma Tukadziban" yang bermakna "Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau (manusia) dustakan", dengan berlatar belakang langit, akar dan pohon.

“Yang saya buat yaitu kaligrafi kontemporer atau abstrak, dan makna dari ayatnya yaitu tentang nikmat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, aktifitas sehari-hari yaitu mengajar di MTsAI Attanwir, sedangkan Kaligrafi hanya sebagai pengisi waktu luang. Selain itu, dirinya juga menerima pesanan, seperti kaligrafi hiasan dinding, masjid, musholla, nama anak terkadang juga lukisan pemandangan, spanduk warung dan lain sebagainya.

“Bisa juga sebagai tambahan hiburan di rumah,” tambahnya.

Masruchin berharap, atas penghargaan tersebut, kedepan dia ingin menjadi motivator untuk pemuda atau pemula kaligrafi di Kabupaten Bojonegoro, agar jangan pantang menyerah dalam belajar membuat Kaligrafi.

“Karena semua butuh proses yang sangat panjang, dan hargailah sebuah proses, usia saya bisa dibilang sudah akan lewat dari masa muda, tapi saya tetap semangat untuk belajar kaligrafi,” pungkasnya. [riz/lis]

 

BACA BERITA blokBojonegoro.com selengkapnya di GOOGLE NEWS

 

Tag : Kaligrafi, seniman, pameran



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat