08:00 . Heboh, Polsek Kedungadem Sulap Mobil Patroli Jadi Kendaraan Baksos Sayur Gratis   |   22:00 . Geger! Warga Bojonegoro Temukan Mayat Wanita di Persawahan   |   18:00 . Lebaran 2024, BI Siapkan Rp 197,6 Triliun Uang Tunai   |   17:00 . Dokter Muda di Bojonegoro Meninggal Usai Kecelakaan dengan Pikap   |   15:00 . BUMDes Mekar Bimo Ngunut Suplai Air Bersih Bagi Ratusan KK   |   13:00 . Kurang Konsentrasi, Tiga Truk Terlibat Laka Beruntun di Bojonegoro   |   19:00 . Kolaborasi Antar Prodi, HMP BSA dan HMP PBI Adakan Kemah Bahasa   |   18:00 . Puluhan Santri Studi di ICW dan Kunjungi D'Konco Cafe Bojonegoro   |   17:00 . Polisi Lakukan Rekonstruksi Ulang Meninggalnya Pelajar di Bojonegoro   |   16:00 . 316 Madrasah Ditargetkan Akreditasi, Paling Banyak RA   |   15:00 . Ribuan Warga Bojonegoro Serbu Beras Murah SPHP   |   14:00 . Denny Caknan Batal Konser di Bojonegoro, Gegara Kasus Pengeroyokan?   |   13:00 . Mahasiswi PAI UNUGIRI Bojonegoro Juara Nyanyi Bahasa Jawa   |   11:00 . Bhakti Masyarakat Mahasiswa FKMB UIN Sunan Ampel Surabaya   |   09:00 . Ada Polisi, Balap Liar Ngumpet di Kuburan   |  
Wed, 28 February 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pesan Bijak Kehidupan dari Akar Pohon

blokbojonegoro.com | Friday, 20 January 2023 09:00

Pesan Bijak Kehidupan dari Akar Pohon

Oleh: Safii, S.Pd

blokBojonegoro.com -  Di zaman yang sudah serba maju ini hampir semua hal tak ada yang gratis, dari hal yang paling kecil hingga yang paling besar selalu dihubungkan dengan materi terutama adalah hal yang berkaitan dengan perbuatan atau jasa.

Banyak orang yang menolong awal mulanya seolah tidak mengharapkan imbalan namun pada ahirnya minta imbalan atas jasa yang telah dilakukan.

Sekarang Agama dijadikan komoditi dan media dakwah dengan berbagai macam kemasan. Mulai dari pengajian umum, rutinan, sholawatan bahkan wisata relegi. Semua itu ujungnya adalah materi bukan murni untuk syiar Islam seperti yang ajarkan Nabi.

Perlu diketahui, Tuhan telah menciptakan langit, bumi dan seluruh isinya semua itu di peruntukan bagi semua hamba-Nya. Namun, semua itu tidak hanya untuk dinikmati saja tetapi lebih dari itu adalah untuk di hayati,  direnungi dan dikaji sehingga sebagi hamba tetap akan memposisikan layaknya seorang hamba yang selalu ingat dan bersyukur pada Tuhan-Nya Sang Pemberi dengan kasih sayang-Nya.

Di antara ciptaan yang perlu kita renungi adalah sebuah akar dari sebatang pohon. Lalu, bagaimana kita mengambil pelajaran dari akar? Mari kita bercermin. Melihat dan belajar ihlas dari sebuah akar ketika melakukan suatu perbuatan dan memberikan pelayanan positif pada orang di sekitar kita.

Coba renungkan peran dan jasa akar dari sebuah pohon yang melakukan tugasnya  sepanjang hari tanpa henti, untuk melakukan peranya dengan penuh semangat dan perjuangan yang begitu beratnya  menembus padatnya tanah kerasnya bebatuan yang berada di depanya.

Dengan kokohnya, akas selalu dan terus bergerak untuk mencari intisari dan sari pati bumi demi kehidupan sebatang pohon yang ada di atasnya tanpa keluh kesah. Tanpa bersuara. Tanpa sepatah katapun yang terucap. Melainkan dengan penuh kesabaran dan keyakinan akan tujuan terahirnya untuk memberikan suatu yang terbaik bagi sebatang pohon yang ada di atasnya.

Akar terus berjalan  merambah jauh ke dalam tanah hanya demi sebatang pohon agar bisa hidup, dan tumbuh dengan sempurna. Harapan semoga kelak bermanfaat bagi mahluk yang ada di sekitarnya itulah tujuan akhirnya.

Ternyata pohon yang begitu rindang dengan buahnya yang segar, bisa dinikmati oleh mahluk di sekitarnya baik oleh manusia, hewan atau yang lainya.  Tidak lain adalah jasa dari sebuah akar yang ada jauh di dalam tanah. Sementara, akar tak pernah ingin menampakan dirinya di atas permukaan tanah, hanya sekedar ingin mengatakan bahwa semuanya itu adalah jasa jasanya. Atau pula ingin mendapat pengakuan dan ucapan terimakasih belaka dari penikmatnya

Akar pohon terus akan berjalan menyusuri padatnya tanah dengan segala kegelapanya. Menembus bebatuan, dengan kekerasanya tanpa menghiraukan dirinya di puja atau di cela, di cintai, atau di benci, di sebut namanya atau tidak, dia akan terus melakukan tugasnya dan memberikan yang terbaik  hingga ahir hayatnya

Jika demikian, sungguh berat perjuangan akar. Sungguh besar pengorbanan akar, sungguh mulia jiwa akar, sungguh besar jasa akar demi untuk sebatang pohon dan akar tidak pernah minta balasan apapun. Bahkan, akar tak pernah ikut menikmati karya besar.. Hanya keihlasan dalam berbuat sesuatu akan menjadi tauladan bagi semua yang pernah mengenal akar.

Atas pemaparan di atas, prisip yang dibutuhkan dalam beramal adalah ihlas tanpa berharap imbalan atau pujian. Tidak bangga dengan pujian, dan tidak berhenti berbuat karena dicaci maki, terus dan terus berbuat serta berkarya seraya selalu ingat pada sang pencipta.

Pembaca, jadikan filosofi akar dalam setiap langkah dan beramal, niscaya akan di dapatkan sebuah kepuasan yang tiada tara. Amin.

* Penulis adalah Guru Bimbingan Konseling MTs Ulul Albab Plesungan, Kapas.




Tag : filosofi, akar, pohon, guru, mts, kemenag, kapas, MTs Ulul Albab Plesungan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat