Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Semangat untuk kembali sehat terus ditunjukkan Wiwik Tejmpaka Dewi (75). Perempuan pensiunan guru asal Desa Campurejo, Kecamatan/Kota Bojonegoro itu, telah dua tahun berjuang melawan stroke. Meski begitu, Wiwik tetap optimistis menjalani proses pemulihan dengan memanfaatkan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dua pekan lalu, Wiwik sempat menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bojonegoro akibat kondisi kesehatannya. Setelah menjalani rawat inap, ia kini rutin melakukan pemeriksaan lanjutan demi memastikan perkembangan kesehatannya tetap terpantau.
“Usai menjalani rawat inap, saya wajib kontrol ke rumah sakit tempat. Demi kesembuhan, saya pun semangat menjalani prosedur tersebut. Bagi saya, pemeriksaan berkala merupakan bagian penting dalam memantau perkembangan kesehatannya,” ungkap Wiwik, Minggu (14/6/2026).
Di tengah perjuangannya menjalani pemulihan, Wiwik mengaku merasa sangat terbantu karena seluruh biaya pengobatan ditanggung melalui Program JKN. Mulai dari rawat inap hingga kontrol lanjutan, ia tidak lagi dibayangi kekhawatiran soal biaya kesehatan.
“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN. Semua biaya pengobatan ditanggung, jadi saya bisa fokus pada pemulihan tanpa memikirkan biaya,” tuturnya.
Wiwik juga memahami mekanisme pelayanan dalam Program JKN, termasuk terkait surat kontrol yang hanya berlaku untuk satu kali kunjungan. Meski harus kembali mengurus rujukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk pemeriksaan berikutnya, hal tersebut tidak dianggap sebagai hambatan.
“Walaupun harus mengurus rujukan lagi, saya tidak keberatan. Ini memang sudah sesuai aturan, dan prosesnya juga tidak sulit,” jelasnya.
Menurut Wiwik, pelayanan kesehatan yang diterimanya selama menjalani pengobatan juga meninggalkan kesan positif. Ia menilai sistem pelayanan JKN saat ini semakin tertata dan memudahkan peserta dalam memperoleh akses kesehatan.
“Saya mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan, baik di tingkat lanjutan. Petugas medis dan petugas administrasi memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tidak berbelit-belit.Tidak ada proses yang berbelit, semuanya jelas dan terarah,” ulasnya.
Tak hanya dukungan layanan kesehatan, Wiwik juga mendapat semangat dari keluarga dan kerabat yang selalu mendampinginya selama masa pengobatan. Kehadiran orang-orang terdekat membuat proses pemulihan terasa lebih ringan dan menenangkan.
“Terima kasih banyak untuk BPJS Kesehatan atas layanan kesehatannya yang luar biasa. Program JKN ini sangat memberikan manfaat. Semoga kualitas layanannya semakin baik. Faskes yang menangani saya pun tidak pernah membeda-bedakan saya dengan peserta lainnya,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published