Skip to main content

Category : Kebijakan


Waspada Kekeringan di Bojonegoro

Air Bersih Layak Konsumsi, IPA Wedoro untuk Pemerataan Warga di Wilayah Timur

Pemerataan air bersih yang aman dan layak konsumsi bagi masyarakat, terus ditingkatkan. Terbaru, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) di wilayah timur Bojonegoro melalui pembangunan IPA Wedoro intake Waduk Gongseng.

Menpora dan Ketum PSSI

Dilantik Presiden Jadi Menpora, Erick Tohir Tunggu Sikap FIFA Soal Jabatan Ketum PSSI

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Ia menggantikan Dito Ariotedjo yang diberhentikan dalam perombakan Kabinet Merah Putih. Pelantikan berlangsung di Istana Negara diputuskan melalui Keputusan Presiden Nomor 96P Tahun 2025.

Bojonegoro Youth Talent Arena

Simak, Inilah Syarat Bojonegoro Youth Talent Arena

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro akan mengadakan ajang pencarian bakat bertajuk Bojonegoro Youth Talent Arena (BYTA) 2025.

Bojonegoro Youth Talent Arena

Youth Talent Arena di Bojonegoro, Ajang Pencarian Bakat Bagi Para Pemuda Kreatif

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro akan mengadakan ajang pencarian bakat bertajuk Bojonegoro Youth Talent Arena (BYTA) 2025. Acara ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi pemuda, baik individu maupun kelompok, untuk menampilkan bakat dan minat terbaiknya. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung apresiasi, tetapi juga sarana untuk berjejaring dan menginspirasi.

Kosong Sejak 2024, Seleksi Sekda Bojonegoro Sepi Peminat

Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro rupanya belum menarik minat aparatur sipil negara (ASN). Sebab, hingga Senin (15/9/2025) petang, belum ada seorang ASN yang mengajukan diri.

Horee...!!! Bantuan Keuangan Khusus Desa Segera Cair Total Rp600 M Lebih

Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 senilai lebih dari Rp600 miliar segera dicairkan ke desa. Namun, menjelang cairnya uang yang bersumber dari APBD Bojonegoro ini, diduga tak sedikit oknum kontraktor yang gerilya menawarkan fee tinggi kepada para Kepala Desa (Kades).