19:00 . 2 Orang Positif Covid-19 dari 2 Kecamatan Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Kabar Baik, Total 12 Pasien Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   15:00 . Masa Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda Motor Anjlok   |   14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |  
Fri, 05 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 15 November 2018 19:00

Tercatat di Kejari, Ada 8 Anak di Bawah Umur Kesandung Pidana

Tercatat di Kejari, Ada 8 Anak di Bawah Umur Kesandung Pidana

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Tindak pidana umum (pindum) ternyata banyak dilakukan oleh anak dibawah umur. Faktanya selama kurun waktu Januari-November 2018, setidaknya ada 8 kasus pidana yang dilakukan oleh anak di bawah umur.

"Kasus anak itu adalah pelaku tindak pidananya adalah anak," kata Kasi Pidana Umum (Pindum) Kejari Bojonegoro, Dodik Mahendra kepada blokBojonegoro.com, Kamis (15/11/2018) di kantornya.

Dirinya enggan menjelaskan secara terperinci. Damun dari delapan kasus tersebut di antaranya adalah pencurian, minum obat terlarang (pilkoplo dan lainnya) serta perkelahian.

Menurut Dodik, anak-anak yang melakukan tindak pidana tersebut adalah berumur di bawah 18 tahun. Dari 8 anak itu ada beberapa yang masih pelajar.

Ditanya berapa jumlah pelaku yang masih berstatus pelajar, Dodik enggan memberi tahu. "Yang jelas dari 8 itu ada yang masih sekolah dan putus sekolah," katanya.

Dikatakan Dodik, pidana yang dijatuhkan oleh majlis hakim tiga bulan hingga dua tahun. "Ada juga sebagian yang diberi pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya," paparnya. [top/mu]

Tag : kejari, kasus, hukum, anak di bawah umur


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat