16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |   15:00 . Pilanggede 2 Tahun Berturut-Turut Dapat Penghargaan   |   14:00 . Gubernur Serahkan Penghargaan ke Kades Pilanggede   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 22:00

KKN IAI Sunan Giri Launching Produk Unggulan Desa Luwihaji

KKN IAI Sunan Giri Launching Produk Unggulan Desa Luwihaji

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro, membantu mengembangkan produk unggulan desa, salah satunya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dengan produk unggulan berupa kacang oven, Minggu (3/02/2019).

Koordinator Desa tim KKN Luwihaji, Abu Syukur mengatakan, inovasi perlu diciptakan dalam meningkatkan nilai ekonomis dan nilai tambah dari kacang oven. Salah satu inovasi yang dapat diciptakan adalah membuat kemasan dan logo kacang oven agar lebih menarik.

“Kacang oven sebenarnya sudah menjadi icon desa sini, namun kita hanya menambah tulisan dan logo agar lebih jelas, serta mengatur ukuran kemasanya agar lebih mudah dibeli sesuai kebutuhan pembeli, sebab sebelumnya masyarakat sini menjualnya minimal per 5 Kilogram sehingga terlalu banyak," lanjut mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah ini.

Lebih lanjut pria yang akrab di sapa Abu ini mengatakan, olahan kacang tersebut diharapkan kedepanya bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat desa setempat. Sebab, 70 persen Desa Luwihaji adalah hutan yang dikelola oleh pemerintah dan selebihnya adalah permukiman dan persawahan.

Untuk harga sendiri tergantung dari ukuran kemasanya, seperti dengan kemasan dengan berat 1/4 kilogram dijual dengan harga 8 ribu rupiah. Sedangkan untuk setengah kilogram dibandrol dengan harga Rp15.000.

"Selain melaunching kacang oven kita juga melaunching produk unggulan lainnya, seperti tas yang terbuat dari tali kur dan sepatu rajut," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu, Kepala Desa Luwihaji, Sarpan berharap launching produk unggulan tersebut bisa turut membantu perputaran ekonomi masyarat. Sehingga masyarakat tidak hanya mengandalkan dari hasil persawahan saja, melainkan bisa dari sisi mana pun.

Tak hanya itu saja, harapan dari pria yang lahir 1959 silam tersebut sangat berharap hasil dari produk unggulan Desa yang terletak di barat daya Kecamatan Ngraho ini bisa sampai ke tetangga desa, bahkan bisa sampai menembus pasar luar daerah.

"Semoga ke depanya bisa menjadi kekuatan baru ekonomi di Desa Luwihaji dan tentunya bisa memotivasi semua masyarakat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan," pungkasnya. [din/lis]

 

Tag : produk, unggulan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat