17:00 . Ayo..! Gerakan 18.21 di Bojonegoro   |   16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca, Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |  
Tue, 17 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 22:00

KKN IAI Sunan Giri Launching Produk Unggulan Desa Luwihaji

KKN IAI Sunan Giri Launching Produk Unggulan Desa Luwihaji

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Mahasiswa yang mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro, membantu mengembangkan produk unggulan desa, salah satunya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dengan produk unggulan berupa kacang oven, Minggu (3/02/2019).

Koordinator Desa tim KKN Luwihaji, Abu Syukur mengatakan, inovasi perlu diciptakan dalam meningkatkan nilai ekonomis dan nilai tambah dari kacang oven. Salah satu inovasi yang dapat diciptakan adalah membuat kemasan dan logo kacang oven agar lebih menarik.

“Kacang oven sebenarnya sudah menjadi icon desa sini, namun kita hanya menambah tulisan dan logo agar lebih jelas, serta mengatur ukuran kemasanya agar lebih mudah dibeli sesuai kebutuhan pembeli, sebab sebelumnya masyarakat sini menjualnya minimal per 5 Kilogram sehingga terlalu banyak," lanjut mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah ini.

Lebih lanjut pria yang akrab di sapa Abu ini mengatakan, olahan kacang tersebut diharapkan kedepanya bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat desa setempat. Sebab, 70 persen Desa Luwihaji adalah hutan yang dikelola oleh pemerintah dan selebihnya adalah permukiman dan persawahan.

Untuk harga sendiri tergantung dari ukuran kemasanya, seperti dengan kemasan dengan berat 1/4 kilogram dijual dengan harga 8 ribu rupiah. Sedangkan untuk setengah kilogram dibandrol dengan harga Rp15.000.

"Selain melaunching kacang oven kita juga melaunching produk unggulan lainnya, seperti tas yang terbuat dari tali kur dan sepatu rajut," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu, Kepala Desa Luwihaji, Sarpan berharap launching produk unggulan tersebut bisa turut membantu perputaran ekonomi masyarat. Sehingga masyarakat tidak hanya mengandalkan dari hasil persawahan saja, melainkan bisa dari sisi mana pun.

Tak hanya itu saja, harapan dari pria yang lahir 1959 silam tersebut sangat berharap hasil dari produk unggulan Desa yang terletak di barat daya Kecamatan Ngraho ini bisa sampai ke tetangga desa, bahkan bisa sampai menembus pasar luar daerah.

"Semoga ke depanya bisa menjadi kekuatan baru ekonomi di Desa Luwihaji dan tentunya bisa memotivasi semua masyarakat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan," pungkasnya. [din/lis]

 

Tag : produk, unggulan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat