19:00 . Vaksinasi Tahap 3 Dimulai di DKI Jakarta   |   18:00 . Lebaran Ketupat, Penjual Janur Raup Berkah   |   17:00 . Hari ke-2 Pasca Lebaran, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Sidak ke SMPN 4 Bojonegoro   |   16:00 . Jembatan Glendeng Kembali Dibuka untuk Kendaraan Roda 2   |   15:00 . Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Ingatkan Tren Kenaikan Covid-19   |   14:00 . Kolam Renang jadi Tempat Alternatif Liburan   |   13:00 . Olah Lemon Jadi 5 Varian Minuman Sehat, Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Dikenal Ramah Sebagai Penggiat Bonsai Pria Asal Sumbang Mampu Raup Puluhan Juta   |   10:00 . Lebih Mudah Transaksi dengan Pospay, Begini SOP-nya   |   08:00 . Objek Wisata Bukit Guyangan Menjadi Pilihan Libur Lebaran   |   07:00 . 9 Mitos tentang Donor Darah yang Perlu Diluruskan   |   06:00 . Tongkrongan Baru, Semilir Cafe Suguhkan Pemandangan Pinggir Nggawan   |   20:00 . Air Terjun Kedung Peti, Wisata Alam Tersembunyi di Bojonegoro   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Targetkan 11.000 unit RLTH Rampung Direhab Hingga Tahun 2023   |   18:00 . Pasca Idul Fitri, 2 Tempat Wisata Bojonegoro ini Ramai Pengunjung   |  
Tue, 18 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

KRI Nanggala 402 Hilang Kontak, Satu Diantaranya Warga Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Saturday, 24 April 2021 12:00

KRI Nanggala 402 Hilang Kontak, Satu Diantaranya Warga Bojonegoro

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak di titik 60 kilometer perairan utara pulau Bali pada, Rabu (21/4/2021) saat latihan gabungan penembakan torpedo dan rudal TNI-AL.

Kronologi ini bermula, Rabu (21/04/2021) pukul 03.46 WITA, KRI Nanggala-402 melakukan penyelamatan, hingga 04.00 WITA masih melakukan penggenangan peluncuran torpedo. Pukul 04.25 WITA, Komandan Gugus Tugas Pelatihan akan memberikan otorisasi penembakan torpedo, namun komunikasi terputus. Di titik akhir pukul 07.00 WITA, KRI RE Martadinata temukan tumpahan minyak di beberapa lokasi berbeda hingga pergerakan bawah air berkecepatan 2,5 knot terdeteksi namun hilang kembali.

Hingga Sabtu, (24/4/2021)pukul 03.00 WIB, keberadaan KRI Nanggala-402 buatan Jerman Barat belum ditemukan. Padahal cadangan oksigen di kapal selam yang hilang kontak di perairan utara Bali tersebut hanya mampu bertahan hingga 72 jam.

Hal tersebut telah disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono saat konferensi pers.

"Apabila kondisi black out mampu bertahan 72 jam atau kurang lebih 3 hari. Sehingga saat kemarin hilang kontak pukul 03.00 bisa sampai hari sabtu pukul 03.00. Mudah-mudahan segera ditemukan sehingga cadangan oksigen masih ada," kata Laksamana Yudo Margono dalam konferensi pers.

Tenggelamnya kapal KRI Nanggala 402, nyatanya menyisakan kesedihan mendalam bagi Alfiatus Zuhria (35) dan keluarganya. Pasalnya Kopda Mes, Khoirul Faizin (36) juga turut menjadi korban hilangnya kapal KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan pulau Bali.

"Bapak Khoirul Faizin suami dari Ustadzah Ifa pendidik kami di SD Muhammadiyah 2 saat ini sedang berjuang bersama 52 kru KRI Nanggala -402 yang hilang kontak sejak Rabu," ungkap Kepala SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Cebeng Alhudayatul Ustadza.

Iringan doa kepada Kopda Mes, Khoirul Faizin yang beralamat di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro juga turut mengalir dari rekan-rekan pendidik maupun wali murid di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro. Dengan harapan nantinya sejumlah 52 kru KRI Nanggala-402 yang hilang kontak tersebut bisa ditemukan oleh tim pencarian dari sejumlah tim rescue baik Angkatan Laut, Instansi lain serta bantuan dari Singapura dan Malaysia.

"Harapan kami Bapak Khoirul Faizin suami pendidik kami sekaligus wali murid di SD Muhammadiyah 2 ini segera ditemukan. Dari ahli oksigen Angkatan laut untuk kebutuhan oksigen hanya cukup hingga pukul 03.00 WIB. Semoga memang ada keajaiban dari Tuhan," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : KRI Nanggala 402, crew, bojonegoro, sd muhammadiyah 2, bali

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat