Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sebagai Seorang Pendidik, Kita Harus Mengenal ini!

blokbojonegoro.com | Monday, 05 July 2021 09:00

Sebagai Seorang Pendidik, Kita Harus Mengenal ini!

Oleh: Cahyo Hasanudin*

blokBojonegoro.com - Untuk mengetahui, apa yang harus dikenal oleh seorang pendidik, maka simaklah dua cuplikan video pembelajaran melalui tautan https://www.youtube.com/watch?v=ORTh-yz4j0U dan https://www.youtube.com/watch?v=CPg_YMCn4gY. Dua video ini mengenalkan kita tentang pembelajaran inovatif dan kreatif yang dapat dijadikan contoh pendidik saat mengajar. Dua video ini hadir sebagai wahana meningkatkan kompetensi guru sekaligus sebagai bentuk evaluasi penonton (pendidik).

Untuk mengetahui isi dari video pada tautan pertama, maka penulis akan memberikan sedikit ulasan pada video pertama. Video pertama berdurasi 24.41 dengan pengenalan setting di SMPN 2 Banjit tahun ajaran 2018/2019. Video tersebut diproduksi pada tahun 2018 dan diunggah di youtube oleh akun Mwira ALbarizi  pada 5 Desember 2018. Video ini sudah ditonton oleh 119,752 dan merupakan juara 2 video pembelajaran. Isi video ini tentang pembelajaran berbasis saintifik pada mata pelajaran bahasa Indonesia semester gasal di kelas IX dengan materi pembelajaran tentang menyimpulkan struktur teks laporan percobaan.

Secara singkat video ini dimulai dengan aktivitas prapembelajaran, proses pembelajaran, dan pascapembelejaran. Guru menerapkan pembelajaran yang inovatif, menanamkan nilai karakter pada proses pembelajaran, dan melakukan pembiasaan literasi sebelum pembelajaran berlangsung.

Berdasarkan instrumen pengamatan pembelajaran, penulis ingin memberikan evaluasi pada proses pembelajaran tersebut. Pertama, pada kegiatan pendahuluan, guru sangat baik dalam menyiapkan  peserta didik secara psikis dan fisik, menumbuhkan skemata siswa untuk mengaitkan pengetahuan sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan menyampaikan cakupan materi. Pada kegiatan memberikan motivasi belajar dan mengkondisikan suasana belajar yang nyaman, guru sudah baik.

Ke dua, pada kegiatan inti, guru sangat baik dalam mengalokasikan waktu sesuai rencana pembelajaran, guru baik dalam menyajikan materi secara sistematis, namun cukup dalam menguasai materi pembelajaran dan kelas karena guru lebih fokus pada tampilan PPT yang dibuat. Guru sangat baik dalam menumbuhkan partisipasi aktif, menumbuhkan keceriaan, dan antusiasme peserta didik, namun cukup dalam merespon siswa karena guru lebih banyak bertanya dibandingkan memberikan jawaban.

Guru sangat baik dalam pembiasaan literasi dan penanaman karakter, serta penguasaan kecakapan abad ke-21 (4C), namun cukup dalam pemanfaatan proses saintifik (5M) dan aktivitas pembelajaran berorientasi HOTS. Pada proses afeksi terhadap nilai-nilai kesantunan, proses penguasaan pengetahuan secara logis dan sistematis, desain kegiatan penguasaan keterampilan guru sudah sangat baik. Pada  penerapan sintak pembelajaran, penciptaan iklim akademik, penciptaan model interaksi, penggunaan sumber, materi, dan media pembelajaran, dan pengkondisian untuk pencapaian dampak instruksional dan dampak pengiring pembelajaran guru sudah sangat baik.

Pada kegiatan pelaksanaan penilaian pembelajaran, guru belum sepenuhnya menilai sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa. Pada penilaian pengetahuan, guru hanya sebatas menilai pada tugas kelompok, pada penilaian keterampilan, guru belum memberikan penilaian yang mengarah pada unjuk kerja. Namun guru sangat baik dalam menggunakan bahasa lisan dan tulis secara jelas dan lancar.

Ke tiga, pada kegiatan penutup, guru sangat baik dalam memberikan kesempatan peserta didik untuk menyimpulkan materi pelajaran, refleksi, melakukan kegiatan tindak lanjut, dan menginformasikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya, namun guru belum sangat baik saat memberikan feedback terhadap proses dan hasil pembelajaran.

Secara keseluruhan, proses pembelajaran yang ditampilkan pada video di atas, akan penulis evaluasi juga dengan model CIPP. Evaluasi model CIPP merupakan evaluasi yang sangat komprehensif dan lengkap. CIPP sendiri berasal dari akrononim kata Context, Input, Process and Product. Pada evaluasi bagian context ditekankan pada perencanaan dan tujuan dari pelaksanaan. Pada video tersebut, guru sudah tampak sangat bagus dalam merencanakan pembelajaran, tujuan dari pembelajaran juga sangat jelas disampaikan oleh guru. Perencanaan dan tujuan dikemas dalam bentuk RPS dan ditampilkan pada awal pembelajaran oleh guru.

Evaluasi input ditekankan pada strategi yang dilakukan oleh guru saat pengajar. Pada video tersebut sudah nampak bahwa guru sudah sangat bagus dalam menerapkan strategi pembelajarann. Guru menggunakan model pembelajaran berbasis saintifik untuk mengajar materi menyimpulkan struktur teks laporan percobaan. Di sini guru sangat tepat dalam memilih strategi untuk mencapai apa yang dibutuhkan oleh siswa. Dengan model pembelajaran saintifik maka siswa dapat dengan mudah memahami struktur teks laporan percobaan.

Evaluasi proses ditekankan pada proses pembelajaran. Rencana guru dengan menerapkan strategi pembelajaran saintifik diimplementasikan dengan baik. Guru membagi kelas menjadi kelompok-kelompok untuk melakukan diskusi. Diskusi berjalan lancar hingga semua kelompok dapat mempresentasikan hasil masing-masing dan kelompok lain dapat memberikan saran kepada kelompok yang presentasi. Proses yang sudah dilakukan oleh guru sudah sesuai dengan proses pada bagian perencanaan.

Evaluasi produk ditekankan pada hasil yang telah dicapai oleh siswa. Guru dapat mengukur kemampuan siswa dalam menyimpulkan struktur teks laporan hasil percobaan. Hanya saya bentuk ukuran atau nilai yang diberikan oleh guru secara kelompok bukan secara individu. Penialain secara kelompok tentu berbeda dengan penilaian individu. Hal inilah yang menurut penulis, bahwa guru perlu melakukan evaluasi mandiri untuk mengetahui/mengukur kemampuan siswa dalam menyimpulkan struktur teks laporan hasil percobaan.
Demikian dua proses evaluasi yang penulis lakukan terhadap video tersebut. Proses evaluasi pertama berdasarkan pada instrumen pengamatan pembelajaran yang mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Proses evaluasi ke dua berdasarkan pada evaluasi model CIPP yang mencakup Context, Input, Process and Product.

Tag : penduduk, guru, pembelajaran, aktivitas, siswa, bahasa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini