10:00 . Warga Sekitar Kota Bojonegoro Keluhkan Air PDAM Mati, Ini Penyebabnya   |   09:00 . Bakesbangpol Himbau Warga Bojonegoro Kibarkan Bendera Setengah Tiang   |   22:00 . Istighosah dan Doa Bersama Alumni Kampus Ungu   |   21:00 . Istighosah dan Doa Bersama di Kampus Ungu   |   19:00 . Agar Selamat dari Informasi Hoaks, AMSI Beberkan Tips   |   18:00 . AMSI Jatim Berikan Pelatihan Literasi Berita, Peserta Antusias Pelajari Cara Kerja Media dan Cek Fakta   |   17:00 . Tega, Bayi Baru Lahir Ditinggal di Bawah Pohon   |   16:00 . Shio Kuda Hindari Konflik dalam Keluarga, Kambing; Perdebatan bisa Rusak Suasana   |   15:00 . 4 Tahun Kepemimpinan Bupati Anna, Ubah Bojonegoro Lebih Maju Termasuk Pembangunan Infrastruktur   |   14:00 . Warga Berebut Adopsi Bayi di Sumberarum, Dinsos Bojonegoro Jelaskan Prosedurnya   |   13:00 . Lapas Bojonegoro Gelar Razia Halinar Dadakan   |   12:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Gas Lapangan JTB   |   16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |  
Fri, 30 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Abdulloh Umar: PPKM Harus Dimaknai Bijak

blokbojonegoro.com | Sunday, 11 July 2021 18:00

Abdulloh Umar: PPKM Harus Dimaknai Bijak

Reporter: Liza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diterapkan pemerintah, memang terasa tidak menyenangkan bagi semua pihak. Sebab, meski sudah menjaga diri dengan baik, kita tak boleh berkegiatan secara leluasa. 

Tapi bagaimanapun, menurut Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, ini adalah kondisi yang harus dimaklumi banyak pihak. Meski tidak menyenangkan secara individu, setidaknya secara sosial harus dijadikan sebagai beban bersama. 

"Ini diniati sebagai tirakat sosial. Demi kepentingan banyak orang," katanya. 

Umar menjelaskan, hampir semua pihak, kalau boleh jujur, tak ada satupun yang tidak mengeluh dengan penerapan PPKM. Sebab, ini program yang sangat berdampak pada banyak hal. Terutama perekonomian masyarakat kecil. 

Pandemi, menurut Umar, bencana individu sekaligus bencana sosial. Sebab, yang diserang kecemasan individu, tapi dampaknya secara sosial. Sehingga, butuh pertanggung jawaban secara individu dan sosial.  

"Ini (pandemi), sangat kompleks. Karena itu harus direspon secara kompleks juga," tegasnya. 

Lebih jauh Umar mengatakan, satu-satunya cara untuk bertahan di tengah pandemi ini, adalah sikap bijaksana. Mengalah pada kepentingan pribadi. Dan itu semua, kata dia, harus diniati sebagai tirakat. 

"Meski ini memang berat, tapi mari diniati untuk tirakat," imbuh Umar. 

Solusi Darurat

Umar menjelaskan, dampak paling buruk dari PPKM adalah merosotnya aktivitas ekonomi. Sehingga pendapatan masyarakat pun, kian berkurang. Ini terjadi bukan hanya karena kecemasan akan Corona, tapi juga pembatasan lini gerak masyarakat. 

Sampai saat ini, kata Umar, semua orang juga sedang berpikir bagaimana solusi agar ekonomi bisa terus berjalan, tapi tetap patuh pada PPKM. Hal ini, menurut dia, memang sulit. 

"Setidaknya ada dua solusi sementara. Solusi darurat istilahnya," terangnya. 

Pertama, kata dia, memaksimalkan fungsi teknologi. Yakni berdagang secara online. Meski ini sulit bagi yang belum terbiasa, setidaknya harus mulai dicoba. Terlebih, dengan jualan secara online, transaksi bisa take away. Atau beli langsung cabut. Tidak nongkrong. 

Kedua, lanjut dia, menahan diri atau ngempet. Ini memang lebih sulit dari solusi pertama. Tapi, sebagai masyarakat yang pernah diajari konsep hidup secara qonaah, mau tidak mau harus mencoba. 

"Toh ini beban kolektif, beban yang dirasakan banyak orang," pungkas Umar. [liz/lis]

 

Tag : PPKM, darurat, bijak, masalah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat