16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |  
Tue, 29 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Cabai Rawit Tembus Rp85.000 Per Kilogram

blokbojonegoro.com | Monday, 27 December 2021 16:00

Harga Cabai Rawit Tembus Rp85.000 Per Kilogram Pedagang bahan kebutuhan dapur di Pasar Sumberrejo. (blokbojonegoro.com/Lina)

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Harga komoditas pangan saat Natal dan menjelang Tahun Baru 2022 (Nataru) naik signifikan, salah satunya cabai rawit. Bahkan, harha cabai rawit, meroket, per kilogramnya tembus Rp85.000, Senin (27/12/2021).

Pedagang cabai di los lantai I Pasar Kecamatan Sumberrejo, Yanti mengatakan, harga jual cabai rawit menembus Rp85.000 per kilogram per hari ini.

Dirinya menyebutkan, kenaikan harganya bukan disebabkan oleh permintaan yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan Nataru, melainkan disebabkan oleh berkurangnya pasokan cabai di wilayah produsen.

"Dari harga normal Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilogram, harga cabai rawit saat ini sudah mencapai Rp85.000. Masyarakat banyak yang mengeluh atas kenaikan ini," jelasnya.

Hal tersebut membuat permintaan menurun. Tak sedikit konsumen yang mengurungkan niat membeli cabai rawit saat mengetahui harga ecerannya tinggi. Alhasil, dirinya mengurangi persediaan.

"Tentu kami menyesuaikan permintaan. Kalau permintaan turun, persediaan kami kurangi agar barang tidak tersisa banyak," katanya.

Hal yang sama juga dibeberkan Lastri, pedagang sayur di Pasar Tradisional Desa Sroyo. Disebutkan harga cabai rawit yang dijualnya tembus Rp85.000. Disusul dengan kenaikan cabai jenis lainnya.

Cabai merah keriting yang semula Rp25.000, hari ini naik menjadi Rp30.000 per kilogram. Disusul cabai merah besar dari harga Rp30.000 menjadi Rp35.000.

Lastri memprediksi harga cabai rawit merah akan terus naik hingga perayaan tahun baru nanti. Ia menyebut kenaikan harga cabai disebabkan masuknya musim penghujan. 

"Musim penghujan gini barang jadi gampang busuk, pemasok jadi terhambat. Sedangkan permintaan tetap tinggi. Hal itu yang membuat harga cabai melangit,"pungkasnya. [lin/lis]

 

Tag : Harga, cabai, rawit



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat