16:00 . 295 WBP Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Napi Langsung Bebas   |   15:00 . DWP Kemenag Bojonegoro Gelar Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Gratis   |   13:00 . 49 SMA di Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka   |   09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |   13:00 . Persibo Buka Seleksi Pemain, Eks Liga 2021 Apakah Masih Digunakan?   |   12:00 . Resmi Mendaftar, Gerindra Bojonegoro-Tuban Satukan Kekuatan Menangkan Prabowo   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

1 Syawal Diprediksi Sama, PCNU Tunggu Keputusan Sidang Isbat Pemerintah

blokbojonegoro.com | Saturday, 30 April 2022 09:00

1 Syawal Diprediksi Sama, PCNU Tunggu Keputusan Sidang Isbat Pemerintah

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Ketua Lajnah Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, Muchammad Charis mengatakan, penentuan 1 Syawal masih menunggu pengumuman dari Pemerintah, melalui Menteri Agama. Namun berdasar perhitungan hisab posisi hilal sudah 4 derajat pada Minggu (1/5/2022).

Haris menjelaskan, perhitungan tersebut sudah dipublikasikan di laman lembaga falakiyah PCNU Bojonegoro. Tetapi, kepastian idul fitri tetap menunggu hasil rukyatulhilal dan penetapan dari pemerintah yang digelar Minggu.

"Kepastian masuknya bulan Syawal 1443 Hijriah masih menunggu hasil sidang isbat oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, dan pelaksanaan rukyatulhilal serta Ikhbar dari Lembaga Falakiyah PBNU," tegas Charis.

Sementara itu, menurut laman lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro, berdasarkan hisab kontemporer dari Astronomical Algorithms karya Jean Meeus, ijtimak akhir ramadan 1443 Hijriah terjadi pada tanggal 1 Mei 2022 pukul 03:28 WIB.

"Dengan demikian umur hilal sejak ijtimak sampai terbenamnya Matahari di bukit Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro adalah 14 jam. Dan tinggi hilal mar'i saat Matahari terbenam adalah 4°24', dan elongasi-nya bernilai 6°40'," tulisnya.

Namun, untuk hisab kontemporer dengan sumber lain, seperti Almanak Nautika, Ephemeris Hisab Rukyat serta Addurul Aniqu juga menunjukkan hasil yang serupa dengan ijtimak pukul 03:28 WIB hingga 03:29 WIB, tinggi hilal mar'i diatas 4° 50' dan elongasi diatas 6° 37'. Sementara untuk hisab tahqiqi dan taqribi sebagai khazanah keilmuan falak di Indonesia, tinggi hilal bernilai 4° hingga 7° di atas ufuk.

"Jika mengacu pada kriteria Imkanurrukyat NU dengan tinggi hilal minimal 3° dan elongasi 6,4°, maka hilal saat terbenamnya Matahari tanggal 1 Mei 2022 di Bojonegoro berada pada posisi yang memungkinkan untuk bisa terlihat. Adapun jika ditinjau dari seluruh wilayah Indonesia, elongasi di wilayah Indonesia bagian Barat saat terbenamnya Matahari tanggal 1 Mei 2022 sudah berada di atas kriteria, namun untuk wilayah bagian Timur masih dibawah kriteria," paparnya

Sementara, untuk ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas kriteria. Sehingga bulan Syawal 1443 Hijriah, kemungkinan akan jatuh pada 2 Mei 2022. "Meskipun demikian tetap ada potensi akan jatuh pada 3 Mei 2022 jika rukyatulhilal pada 1 Mei 2022 tidak berhasil melihat hilal di seluruh wilayah Indonesia," pungkasnya dari sumber laman lembaga Falakiyah PCNU Bojonegoro. [liz/mu]

Tag : Idul fitri, penentuan 1 syawal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat