18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Studi: Jutaan Orang Tua Merasa Tidak Berdaya Melindungi Anak-Anak dari Cyber Bullying

blokbojonegoro.com | Tuesday, 05 July 2022 07:00

Studi: Jutaan Orang Tua Merasa Tidak Berdaya Melindungi Anak-Anak dari Cyber Bullying

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Perilaku cyber bullying atau perundungan secara online masih menjadi momok bagi para penggunanya, terutama anak-anak dan remaja.

Namun, jutaan orang tua ternyata merasa tidak berdaya untuk melindungi anak-anak mereka. Padahal, 48 persen mengetahui bahwa anak mereka pernah mengalaminya.

Hal ini diketahui dari sebuah studi yang dilakukan pada 1.400 orang tua dengan anak-anak yang masih berusia 6 hingga 18 tahun, lapor Daily Star.

Studi menemukan 57 persen orang tua tahu sedikit tentang bagaimana menjaga anak-anak mereka tetap aman. Namun, sepertiganya mengakui bahwa mereka tidak paham teknologi.

Sementara 47 persen hanya memiliki sedikit akses ke hal yang dilakukan anak-anaknya secara online karena ponsel anak mereka terkunci dengan kata sandi.

Lebih dari setengah (55 persen) orang tua merasa tidak berdaya dan kesulitan untuk mengikuti semua saluran online yang digunakan anak mereka.

Tidak hanya itu, 46 persen orang tua takut anak mereka tahu lebih banyak tentang teknologi dan dapat menutupi masalah dari mereka.

Di sisi lain, lebih dari setengah (58 persen) anak-anak yan disurvei mengaku tidak akan memberi tahu orang tua mereka tentang cyber bullying yang mereka dialami, dan 45 persen tidak yakin bahwa orang tua mereka bisa menolong.

Padahal, dua pertiga orang tua (67 persen) yakin anak-anak mereka akan mendekati mereka ketika ditindas di dunia maya.

Penelitian ini ditugaskan oleh The Diana Award, penghargaan prestisius yang diberikan kepada sosok muda, mulai dari umur 9 hingga 25 tahun atas dedikasinya terhadap kemanusiaan dan aksi sosial untuk kemanusiaan.

Juru bicara Diana Award, Alex Holmes, mengatakan penting bagi orang tua untuk memahami peran mereka dadlam keselamatan anak-anaknya.

"Kami mendorong komunikasi untuk tidak hanya mengandalkan keterbukaan anak, tetapi harus dua arah, dengan dialog yang jujur, baik dalam kehidupan nyata maupun online," ujar Holmes.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, Cyber Bullying



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat