13:00 . Lapas Bojonegoro Gelar Razia Halinar Dadakan   |   12:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Gas Lapangan JTB   |   16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |   11:00 . Kemenag Bojonegoro Datangkan 10 Ribu Pasang Buku Nikah   |   10:00 . Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control Pertamina   |   09:00 . Pergantian Pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional : Bukti Legacy Kepemimpinan   |   08:00 . Polres Bojonegoro Bersama Perum Perhutani Tandatangani Perjanjian Kerjasama   |   07:00 . Pro Kontra Esteh Indonesia Tinggi Gula, Ketua PDGI Sampai Angkat Bicara   |   20:00 . Program RPL Pemkab Anggarkan Rp10,8 Miliar   |   19:00 . Kunjungi Bojonegoro, Kabidokkes Polda Jatim Beri Santunan ke Masyarakat   |   18:00 . Masuk Musim Panen, Harga Cabai Turun Drastis   |   17:00 . Banyak Perempuan Kuliah Ketimbang Nganggur, Ismail Fahmi: Mari Diubah Pola Pikir Digital Competitiveness   |   16:00 . Kuliah Umum di Udayana, SKK Migas Bahas Peran Hulu Migas untuk Energi Nasional   |  
Thu, 29 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Peneliti Temukan Hidup Lajang Tingkatkan Risiko Kanker Perut, Kok Bisa?

blokbojonegoro.com | Friday, 08 July 2022 07:00

Peneliti Temukan Hidup Lajang Tingkatkan Risiko Kanker Perut, Kok Bisa?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Anda mungkin memandang lajang atau menjalin hubungan hanya sekadar status. Tapi, ternyata status hubungan Anda bisa menggambarkan risiko kesehatan di masa mendatang.

Petugas medis di China menemukan bahwa hidup menjadi seorang lanjang meningkatkan risiko kematian akibat kanker perut.

Di Inggris, kanker perut menempati urutan ke-17 sebagai kasus kanker paling umum. Sekitar 18 kasus kanker perut terdeteksi setiap harinya.

Di samping petugas medis menemukan bahaya drai menjalani hidup dengan status lajang, mereka juga mengklaim bahwa orang yang menikah lebih mungkin menderita kanker lebih dini.

Karena itu, diagnosis dini adalah kunci untuk mendeteksi kanker jenis apa pun. Karena, semakin cepat pengobatan dilakukan maka semakin baik hasilnya.

"Orang yang menikah cenderung lebih baik secara finansial. Mereka mungkin juga menerima dorongan emosional," kata Profesor Aman Xu dari Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Kedokteran Anhui dikutip dari The Sun.

Para ahli mengamati 3.647 kasus kanker pada pasien AS yang tumornya belum menyebar ke organ. Di AS ada sekitar 26.380 kasus kanker setiap tahun.

Pasien dalam penelitian ini telah didiagnosis menderita kanker antara 2010 hingga 2015. Analisis menemukan bahwa orang yang menikah 72 persen lebih mungkin untuk bertahan hidup.

Wanita terlihat lebih baik daripada pria dan mereka yang kehilangan pasangan tampaknya jauh lebih buruk.

Wanita 51 persen lebih berisiko meninggal dunia, yang lebih rendah dibandingkan pria yang sebesar 61 persen risikonya.

Penelitian yang diunggah di Journal of Investigative Medicine ini menyebutkan para ahli telah bagaimana mereka membangun nomogram untuk memprediksi tingkat kelangsungan hidup tiga dan lima tahun.

Variabel berkisar dari 0 hingga 100, dengan pasien yang diberi risiko kematian tinggi atau rendah.

Prof Xu mengatakan ukuran tumor adalah faktor terbesar dan status perkawinan juga cukup berpengaruh pada kelangsungan hidup.

"Semua pasien yang didiagnosis dengan (kanker lambung) stadium awal dapat menggunakan nomogram kami untuk menilai risiko prognostik mereka setelah menerima perawatan yang sesuai," kata Prof Xu.

Pada pasien yang berisiko tinggi, frekuensi peninjauan dan waktu tindak lanjut harus ditingkatkan. Pasien sendiri harus lebih memperhatikan fluktuasi gejala dan perbaikan gaya hidup.

Mereka juga menambahkan bahwa orang yang lajang atau janda membutuhkan lebih banyak dukungan ketika didiganosis menderita kanker.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan, Kanker Perut



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat