09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |   13:00 . Persibo Buka Seleksi Pemain, Eks Liga 2021 Apakah Masih Digunakan?   |   12:00 . Resmi Mendaftar, Gerindra Bojonegoro-Tuban Satukan Kekuatan Menangkan Prabowo   |   11:00 . Suarakan Tuntutannya, Federasi Serikat RTMM SPSI Akan Ikuti Long March Sejuta Buruh di Surabaya   |   10:00 . FGD VMTS, Prodi PAI Proyeksikan Buka Kelas International   |   09:00 . Terdakwa Percobaan Pemerkosaan Tetangga di Dander Divonis 2,6 Tahun Penjara   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

BEM STAI Attanwir Gelar Halaqoh Ilmiah Kupas Biografi Mbah Sholeh

blokbojonegoro.com | Friday, 22 July 2022 18:00

BEM STAI Attanwir Gelar Halaqoh Ilmiah Kupas Biografi Mbah Sholeh

Reporter: Nidlomatum MR

blokbojonegoro.com - Sebagai rangkaian perayaan Haul Pendiri Pesantren Attanwir Talun Sumberrejo, Bojonegoro, KH Sholeh, digelar Gelar Halaqoh Ilmiah. Halaqoh kali ini diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attanwir. 

Hadir sebagai Narasumber pada kegiatan bertajuk "Membahas Biografi Almarhum Mbah Sholeh ini" KH. Rofiq Sahal selaku cucu KH. Sholeh, KH. Hamim sanadi salah satu santri senior, Jumat (22/7/2022) di Kampus STAI Attanwir. 

Ketua STAI Attanwir Moch Bakhtiar menyampaikan, acara Halaqoh Ilmiah yang di selenggarakan oleh BEM STAI Attanwir tersebut dalam rangka peringatan Haul KH. Moh. Sholeh yang ke 30 dengan tujuan mahasiswa dapat mengenal lebih jauh dan meneladani sang kiyai, yang mana beliau selalu mothola'ah, membaca kitab-kitab semasa hidupnya.

"Menurut Abah Rofiq selaku cucunya, Mbah Yai itu saat muthola'ah kitab terkadang di pinggir jendela rumah, hingga kelihatan dari luar," ujarnya

Masih menurut Bakhtiar, dalam hal menulis sosok KH. Moh. Sholeh mengarang kitab cukup banyak dan setiap apa yang ditulis pasti ada catatan kakinya atau rujukan dari mana asal kalimat atau kata yang dikutipnya. 

"Dijelaskan oleh Yai Hamim selaku santri dan lulusan yang paling sepuh, Mbah Yai Sholeh saat membaca kitab di hadapan santri tidak pernah ada jeda, jadi makna sangat menguasai," jelasnya.

Tentu saja, hal ini perlu diteladani dari segi perilaku, ketekunan dalam belajar, serta kehati-hatian dalam mengambil ilmu, jangan sampai melakukan plagiarisme. Yang tak kalah penting, adalah bagaimana santri sekarang ini khususnya Santri Attanwir bisa melestarikan kitab-kitab karangan Mbah Yai Sholeh dengan semangat untuk mengkaji dan mengamalkannya.

Lebih lanjut, Presiden BEM STAI Attanwir Muchammad Khabib Sholahuddin mengaku gembira karena kegiatan halaqoh ilmiah diikuti oleh ratusan mahasiswa. Para mahasiswa tertarik mengkaji biografi Almarhum KH. Moh. Sholeh dan membedah salah satu kitab karangannya yaitu kitab Fathul Jalil yang menerangkan fadhilah dzikir dan tahlil.

"Harapannya mahasiswa bisa mengambil hal-hal penting yang dapat di implementasikan. Selain itu, setelah mengikuti halaqoh mahasiswa bisa disiplin dalam belajar, dalam membaca dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ini Kampus STAI Attanwir di bawah naungan Pondok Pesantren sehingga kita adalah mahasantri sehingga harus mengetahui sosok pendiri Ponpes dan kiprahnya," pungkasnya. [lis]

Tag : Halaqoh, ilmiah, stai Attanwir



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat