18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pakai Air 7 Sumber, 36 Waranggono Ikuti Jamasan

blokbojonegoro.com | Thursday, 25 August 2022 19:00

Pakai Air 7 Sumber, 36 Waranggono Ikuti Jamasan

Reporter : M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya untuk menjaga tradisi kebudayaan lokal, pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) siang ini menggelar Jamasan Waranggono. Jamasan Waranggono ini diikuti oleh 36 waranggono tayub maupun tari, diadakan di area sendang Bedander, Desa Dander, Kecamatan Dander atau kawasan Wana Wisata Dander, Kamis (25/8/2022).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Paeiwisata Kabupaten Bojonegoro, Budiyanto mengungkapkan bahwa sejak sekian lama badai pandemi menempa sehingga tidak menghelar acara jamasan, untuk membangkitkan ekojomi kreatif, membangkitkan semangat seni para seniman, terutama pandemen (pegiat) waranggono tayub beserta pelaku seninya, maka diadakanklah acara jamasan yang mana masih dalam bula suro atau muharam.

"Jamasan ini tidak sekedar ritual untuk pertunjukan saja, betul-betul ini untuk jamasan karena dilakukan dengan sungguh-sungguh, diikuti oleh para pelaku aslinya dan ditunggui sesepuhnya, airnya pun diambil dari air yang tidak biasa. Melainkan dari 7 sumber, desa-desa yang pernah melahirkan waranggono," buka Budiyanto kepada blokBojonegoro.com usai gelaran Jamasan Waranggono.

Dijelaskan lagi, 7 sumber air yang dipakai jamasan yakni mulai dari Bojonegoro paling selatan sumber Cancung Kecamatan Bubulan, kemudian sumber dari sendang Giling Wesi, Dusun Kajangan, Desa Jono, Kecamatan Temayang, dan sumber sampang Desa Buntalan Kecamatan Temayang.

Selanjutnya adalah air dari sumber tirto arum Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, dan dilanjut dari barat yaitu Sendang Ngebag, Desa Setren, Kecamatan Ngasem, kemudian geser ke timur mendekati Dander yakni sendang Grogolan yang ada di Desa Ngunut, dan sebagai pusatnya adalah sendang Bedander.

"Jadi, 7 sumber yang diambil dengan 7 kendi dijadikan satu untuk siraman atau jamasan untuk semua waranggono. Maka diharapkan berkah untuk selamatan, kelancarann pekerjaan, dan juga dalam perkembangan kreatifitas untuk mendukung Bojonegoro enerjik dan produktif," lengkapnya lagi.

Pihaknya berharap, acara Jamasan Waranggono ini bisa mengembangkan seni, budaya, pariwisata, dan juga ekonomi kreatif. Diharapkan pula, bisa menambah daya tarik wisata Bojonegoro khususnya di waterpark Dander.

"Menambah semangat para seniman tayub dan waranggono, juga pandemen tayub serta waranggono semakin semangat karena di Bojonegoro masih ada," tukasnya. [feb/ito ]

BACA BERITA blokBojonegoro.com SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS

Tag : Jumatan, dander, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat