13:00 . Lapas Bojonegoro Gelar Razia Halinar Dadakan   |   12:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Gas Lapangan JTB   |   16:00 . Antisipasi Potensi Konflik, Pemdes Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme   |   15:00 . Tak Kunjung Diperbaiki, Ratusan Sekolah di Bojonegoro Rusak   |   14:00 . Kepolisian: Jika Ingin Adopsi Bayi Bisa Hubungi Dinsos   |   11:00 . Kemenag Bojonegoro Datangkan 10 Ribu Pasang Buku Nikah   |   10:00 . Produk BBM yang Dinikmati Masyarakat Pasti Sesuai Spek, Ini 7 Proses Quality Control Pertamina   |   09:00 . Pergantian Pejabat di PT Kilang Pertamina Internasional : Bukti Legacy Kepemimpinan   |   08:00 . Polres Bojonegoro Bersama Perum Perhutani Tandatangani Perjanjian Kerjasama   |   07:00 . Pro Kontra Esteh Indonesia Tinggi Gula, Ketua PDGI Sampai Angkat Bicara   |   20:00 . Program RPL Pemkab Anggarkan Rp10,8 Miliar   |   19:00 . Kunjungi Bojonegoro, Kabidokkes Polda Jatim Beri Santunan ke Masyarakat   |   18:00 . Masuk Musim Panen, Harga Cabai Turun Drastis   |   17:00 . Banyak Perempuan Kuliah Ketimbang Nganggur, Ismail Fahmi: Mari Diubah Pola Pikir Digital Competitiveness   |   16:00 . Kuliah Umum di Udayana, SKK Migas Bahas Peran Hulu Migas untuk Energi Nasional   |  
Thu, 29 September 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sempat Diragukan, Pria Ini Berhasil Tanam Kopi Hingga Panen

blokbojonegoro.com | Saturday, 10 September 2022 12:00

Sempat Diragukan, Pria Ini Berhasil Tanam Kopi Hingga Panen

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Tanaman Kopi kebanyakan ditemui di daerah pegunungan atau dataran tinggi yang memiliki suhu sejuk. Namun, pria asal Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Lilik Budi Witoyo, mencoba menanam kopi di pekarangan rumahnya dan ternyata bisa tumbuh bahkan panen.

Hal tersebut, membuat sejumlah petani dari berbagai daerah turut bercocok tanam dengannya. Seperti yang digelar di Kebun Kopi miliknya, sejumlah petani dari berbagai daerah datang dan menyeduh hasil panen pertama kali dari kopi yang ia tanam.

“Awal saya mencoba menanam itu banyak yang meragukan, karena dengan kondisi cuaca di Bojonegoro yang bisa dibilang tak bisa ditanami Kopi. Namun, hal tersebut bisa disiasati, dan hingga sekarang saya sudah memanen dan menyeduh bersama sejumlah petani yang ingin bercocok tanam kopi,” ungkap Budi kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (10/9/2022).

Menurutnya, kopi yang ia tanam ini berusia kurang lebih 4 tahun hingga akhirnya bisa dipanen. Kopi yang Budi tanam ada empat varietas, diantaranya yaitu Robusta (yang sering dinikmati masyarakat Indonesia), Liberika, Ekselsa dan Arabika.

“Awal 2018 saya mengolah lahan untuk ditanami ini. Hingga akhir 2018 mulai menanam sekitar kurang lebih 150 pohon dengan 4 jenis varietas seperti robusta, liberika, ekselsa, arabika. Yang umum diminum masyarakat Indonesia yaitu jenis robusta,” paparnya.

Ia mengaku, untuk awal panen bisa mendapatkan satu kilo kopi per pohonnya. Sedangkan, jika sudah maksimal bisa mencapai tiga kilo biji kopi untuk satu pohon. Dan dalam jangka waktu satu tahun dapat memanen hingga tiga kali.

Budi menambahkan, sejak empat tahun terakhir pengonsumsi kopi di Indonesia menurut data Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) naik tajam hingga 50%. Sedangkan, dalam urutan dunia, Indonesia berada di urutan keempat sebagai penikmat kopi terbanyak.

“Maka dari itu, kopi sekarang itu sudah tak lagi kebutuhan sekunder, tetapi menjadi kebutuhan primer (pokok). Tak sedikit orang, ketika bangun tidur lebih memilih minum kopi terlebih dahulu daripada memilih sarapan,” imbuh Budi.

Sementara itu, pengelola Kebun Kopi Tlogohaji, Ngadi mengungkapkan, kelebihan menanam tanaman jangka panjang seperti kopi ini, yakni ditanam hanya sekali tapi bisa dipanen berkali-kali, pupuknya lebih irit dan mudah didapat, perawatannya lebih mudah tidak seintensif kalau tanam padi atau jagung, lebih mudah saat dipanen, bisa menyerap air lebih cepat.

“Sedangkan untuk kelemahannya yakni, diawal penanaman (1-2 tahun) butuh perhatian yang cukup intensif untuk memastikan tanaman tumbuh normal, bibit mahal kalau membeli memang mahal tapi hal tersebut bisa disiasati, salah satunya dengan cara adanya komunitas petani seperti ini,” jelas Ngadi kepada sejumlah petani. [riz/mu]

Tag : Kopi bojonegoro, tanaman kopi, menanam kopi di cuaca panas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 06 September 2022 12:30

    Berita Kehilangan

    Berita Kehilangan Telah hilang buku Rincik pajak bumi dan bangunan milik desa sumberrejo kecamatan sumberrejo kabupaten Bojonegoro. Bila ada yang menemukan bisa hubungi langsung ke Pemdes Sumberrejo atau redaksi.blokbojonegoro@gmail.com, juga bisa chat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat