18:00 . Hampir Sepekan Tidak Keluar, Pemuda Sebatang Kara ini Ditemukan Meninggal Dunia   |   14:00 . Inilah 6 Dapil di Bojonegoro   |   12:00 . Gerbong Mutasi Bergulir, Dua Kabag dan Satu Kasat Diganti   |   11:00 . 2.472 Jamaah Tahlil di Bojonegoro Sudah Terima Bansos Keagamaan   |   10:00 . Lho...!!! Baru Awal Tahun Ratusan Istri Gugat Cerai   |   09:00 . Momentum 1 Abad NU, MUI Bojonegoro: Ikon Utuhnya NKRI   |   08:00 . JTB Dikembangkan Pertamina EP Cepu Resmi Salurkan Energi Jatim dan Jateng   |   07:00 . 5 Cara Mengatasi Perasaan Insecure agar Lebih Percaya Diri   |   20:00 . Munajat di Makam Syaikhona Kholil Bangkalan   |   19:00 . Ijazahan Manaqib Jawahirul Ma'ani   |   18:00 . Manaqib Taman Sholaya Ziarah dan Ijazahan Jawahirul Ma'ani   |   14:00 . Menteri ESDM: Penerimaan Negara dari Lapangan Gas JTB Rp23,1 Triliun   |   13:00 . Wapres Sampaikan 4 Strategi Tingkatkan Pemanfaatan Migas di Era Transisi Energi   |   12:00 . Tekan Tombol Sirine, Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Lapangan Gas JTB   |   11:00 . 4 Pemotor di Sumberrejo Tertabrak Bus Bojonegoro-Surabaya   |  
Thu, 09 February 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bisa Bikin Benjol dan Lukai Mata, Pemerhati Anjurkan Mainan Latto-latto Hanya untuk Anak Usia 8 Tahun ke Atas

blokbojonegoro.com | Sunday, 22 January 2023 07:00

Bisa Bikin Benjol dan Lukai Mata, Pemerhati Anjurkan Mainan Latto-latto Hanya untuk Anak Usia 8 Tahun ke Atas

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Permainan latto-latto yang tengah jadi tren telah menimbulkan korban pada anak-anak. Di media sosial beredar video tentang seorang anak berinisial AN kelas 2 SD di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, mengalami luka pada mata akibat bermain latto-latto bersama teman-temannya.

Anak tersebut alami luka pada mata akibat terkena sepihan bola latto-latto yang pecah saat sedang bermain.

Untuk menghindari kejadian serupa terjadi lagi, Pemerhati Anak Retno Listyarti mengingatkan agar orang tua tetap mengawasi anak saat sedang bermain latto-latto. Walaupun sedang menjadi tren, tidak semua anak juga bisa ikut memainkannya.

"Batas usia anak bermain latto-latto, yaitu minimal 8 tahun. Karena anak usia 8 tahun ke atas telah memiliki kemampuan kognitif untuk menangkap aturan saat bermain lato-lato, baik dilakukan secara sendiri maupun bersama temannya," saran Retno melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/1/2023).

Mantan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu juga menyarankan kepada para orang tua agar memiliki aturan main latto-latto agar anak tidak kelelahan fisiknya, terutama bagian tangan dan kaki.

"Para orangtua harus memastikan tali latto-latto kuat dan tidak mudah putus, karena ketika talinya putus saat dimainkan akan berpotensi mengenai benda atau manusia di sekitar anak yang sedang bermain," sarannya.

latto-latto yang dimainkan anak juga harus dipastikan terbuat dari bahan yang aman dan tidak mudah pecah meski dibenturkan berkali-kali. Hal tersebut penting agar anak-anak terhindar dari serpihan bola latto-latto ketika pecah yang berpotensi mengenai wajah, terutama mata.

Lato-lato pertama kali populer di Amerika Serikat sekitar akhir tahun 60-an atau awal 70-an, banyak yang menamai lato-lato dengan berbagai sebutan seperti clackers, click-clacks, knockers, atau Ker-Bangers.

Bentuk lato-lato seperti senjata yang digunakan suku di Amerika Selatan bernama Bolas. Sejak kemunculannya lato-lato dianggap sangat mengganggu bagi orang tua.

Tentu saja hal tersebut tidak berlaku bagi anak-anak yang justru semakin senang ketika dua bandulan bola itu beradu semakin kencang yang menimbulkan kebisingan yang sangat mengganggu.

Tidak sampai di situ, ternyata permainan lato-lato ini sempat dilarang dan ditarik peredarannya oleh Food and Drug Administration (FDA) di tahun 1966. Alasannya karena sempat terjadi kasus di mana ada retakan lato-lato yang pecah dan mengenai anak-anak yang sedang memainkannya.

FDA sendiri sebetulnya adalah lembaga yang mengatur mengenai obat dan makanan, namun ia memiliki kewenangan untuk melindungi orang-orang dari permainan bahaya yang mengandung bahan kimia, mudah terbakar maupun radioaktivitas.

Tiga tahun kemudian kewenangan mengenai bahaya permainan diawasi langsung di bawah naungan Child Protection and Toy Safety.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan, lato lato



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more