Mahasiswa KKN Unigoro Realisasikan Rumah Budidaya Jamur Berbahan Bongkol Jagung di Desa Sumberbendo
Mahasiswa Kelompok 08 Universitas Bojonegoro mulai merealisasikan program unggulan berupa pembangunan rumah budidaya jamur dengan memanfaatkan bongkol jagung

Pengirim: M. Rendy*

blokBojonegoro.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-TK) Kelompok 08 Universitas Bojonegoro mulai merealisasikan program unggulan berupa pembangunan rumah budidaya jamur dengan memanfaatkan bongkol jagung sebagai media tanam di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Program ini menjadi salah satu upaya mengoptimalkan limbah pertanian agar memiliki nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa di lokasi program. Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik berupa pembuatan kerangka dan dinding rumah jamur, mahasiswa juga mulai memasuki tahap awal pengolahan media tanam. Mereka tampak aktif mempersiapkan dan membasahi ratusan bongkol jagung yang akan dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan jamur.

Ketua KKN-TK Kelompok 08, Surya Akbar B., mengatakan bahwa pembangunan rumah budidaya jamur beserta pengolahan media tanam merupakan langkah awal dalam mewujudkan inovasi pemanfaatan limbah bongkol jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

"Melalui pembangunan rumah budidaya jamur ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa limbah bongkol jagung memiliki potensi untuk diolah menjadi media budidaya jamur yang bernilai ekonomi. Harapannya, program ini dapat terus dikembangkan setelah kegiatan KKN selesai," ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-TK Kelompok 08, Irma Manggar, S.H., M.H., mengapresiasi semangat mahasiswa yang bergerak nyata membangun fasilitas budidaya jamur tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang sejalan dengan tujuan pengabdian kepada masyarakat.

"Pemanfaatan bongkol jagung sebagai media budidaya jamur tidak hanya membantu mengurangi limbah pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Dengan adanya rumah budidaya ini, diharapkan masyarakat dapat melanjutkan proses budidaya secara mandiri sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian di Desa Sumberbendo," jelas Irma Manggar.

Melalui pembangunan rumah budidaya jamur ini, mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 berharap inovasi yang diperkenalkan dapat menjadi langkah awal terbentuknya usaha budidaya jamur berbasis limbah pertanian di Desa Sumberbendo. Selain mengurangi limbah pertanian, program tersebut juga diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan. [mad]

*Penulis: Jurnalistik kel 8 Unigoro