22:00 . Warga Wotan Antusias Sambut Bupati Saat Safari Ramadan   |   21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Melihat Perawatan Bawang Merah di Desa Deling

blokbojonegoro.com | Thursday, 18 June 2020 18:00

Melihat Perawatan Bawang Merah di Desa Deling

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Petani menyiram tanaman bawang merah di Desa Deling, Kecamatan Sekar. Memasuki musim kemarau para petani mengaku melakukan perawatan tambahan dengan penyiraman setiap hari dan penyemprotan pestisida untuk tanaman bawang merah.

Cuaca tidak menentu saat ini membuat petani melakukan perawatan lebih ekstra pada tanaman bawang merah yang masih berumur muda, karena mudah terserang hama jamur, ulat dan tomatis yang mengakibatkan hasil bawang merah busuk.

Wiwin (37) petani asal Desa Deling mengatakan, Seperti merawat tanaman pada umumnya, perlu melakukan penyiraman. Namun berbeda menanam bawang di musim seperti ini, harus melakukan proses penyiraman ekstra.

"Tujuan dari proses penyiraman ini untuk melembabkan tanah dan menurunkan suhu, selain itu juga harus di lakukan penyiangan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lahan dan tanaman sehingga bawang tidak terkena penyakit," terang warga Desa Deling ini.

Untuk kendala yang sering itu ulat, hama ini menyerang tanaman bawang merah di bagian bawah tanaman seperti akar, umbi bawah, umumnya serangan berlangsung pada saat matahari mulai terbenam, jika siang hari ulat tanah ini bersembunyi di dalam tanah untuk hindari sinar matahari, tanaman bawang merah yang diserang ulat tanah ini bakal terlihat layu serta pada akhirnya mati.

"Untuk penangan hama ini dengan tangan maupun bantuan alat atau dengan menyemprotkan insektisida," pungkasnya.

Dia juga menambahkan petani bawang merah di Desa Deling bisa memanen bawang merah empat kali dalam satu tahun. [her/ito]

 

Tag : Deling, sekar, Bojonegoro, bawang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat