14:00 . Pemkab Bojonegoro Siapkan 94,372 Miliar Bantuan Lembaga Diniyah   |   13:00 . Peringati Hari Santri Nasional, Inilah Pemenang Berbagai Lomba Kemenag Bojonegoro   |   07:00 . Orangtua Wajib Tahu, Ini 4 Cara Menyembuhkan Batin Anak   |   19:00 . Sambut Peringatan HSN, Himatika Gelar Webinar Era Digital dengan Gus Romzi   |   18:00 . Khitan Massal Infaqo Attanwir Warnai Peringatan Maulid Nabi   |   17:00 . Baru Terbentuk, Pengkab ISSI Bojonegoro Berangkatkan Belasan Atlet Ikut Kejurprov   |   16:00 . Dinas PMD Bojonegoro Luncurkan Aplikasi Siap Desa   |   15:00 . Pemdes Ngampel Gelar Lomba Senam dan Berbagi Ratusan Sembako   |   13:00 . Harga Daging Ayam Merangkak Naik   |   12:00 . Puluhan Kader IPNU IPPNU Mengikuti Diklatama DKAC CBP KPP Balen   |   11:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Dilantik PB IKA PMII   |   10:00 . PC IKA PMII Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan Efek Sampingnya   |   18:00 . Dukung Potensi Atlet, Pemkab Bojonegoro Segera Luncurkan KPOB   |   13:00 . Kemendag Mengungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis   |  
Mon, 18 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kasus Covid-19 Tinggi, Kemenag Ajak Doa dari Rumah untuk Indonesia

blokbojonegoro.com | Sunday, 11 July 2021 17:00

Kasus Covid-19 Tinggi, Kemenag Ajak Doa dari Rumah untuk Indonesia

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Melalui zoom meeting dan siaran TVRI Nasional, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengajak semua lapisan masyarakat melakukan berdoa dari rumah mengingat tingginya kasus Covid-19. Berdoa dari rumah juga diikuti oleh Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, Menteri Agama Republik Indonesia, H. Yaqut Cholil Qoumas, segenap pejabat negara, TNI, Polri, Gubernur, Bupati/Walikota, Pimpinan Majelis-Majelis Agama, Para Rektor Universitas dan lapisan masyarakat Indonesia, Minggu (11/07/2021). 

Menteri Agama Republik Indonesia, H. Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan doa ini dilakukan secara serentak dan diikuti oleh Pimpinan Lembaga Negara dan seluruh lapisan masyarakat. "Perlu kami laporkan kepada Bapak Presiden bahwa kemarin, Sabtu 7 Juli 2021 tepat pada pukul 10.07 telah dilaksanakan Hening Cipta Indonesia untuk mengenang dan mendokan tenaga kesehatan, pemuka agama, guru, dosen, PNS dan karyawan, pejabat publik, TNI, Polri, aktivis kemanusiaan, pemuda dan warga masyarakat, orang-orang yang tercinta yang telah wafat karena Pandemi Covid-19," tegas Gus Yaqut.

Lebih lanjut, di tengah Pandemi Covid-19 ini tentunya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa berdoa sesuai dengan Agama dan keyakinan masing-masing. Dalam sebuah agama diajarkan bahwa doa merupakan senjata bagi orang beriman, doa adalah penenang jiwa dan penumbuh optimisme di dalam kehidupan. 

"Agar Tuhan yang Maha Kuasa memberi rahmat, ampunan dan perlindungan kepada bangsa Indonesia dan seluruh umat manusia. Semoga kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 ini disegerakan berakhirnya," tuturnya. 

Terpisah, Presiden Republik Indonesia, Ir. H Joko Widodo menyampaikan saat ini bangsa Indonesia dan masyarakat di seluruh dunia masih terus berjuang untuk segera terbebas dari Pandemi Covid-19. Penyebaran virus masih terus terjadi, bahkan Pemerintah tidak bisa menyelesaikan masalah ini sendirian. Semua pihak harus berkolaborasi dan bergotong royong untuk mengatasi ujian ini. 

"Dalam menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah. Kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniyah dengan memanjatkan doa memohon pertolongan Allah agar beban kita diringankan, agar bangsa ini segera terbebas dari Pandemi," tegas Jokowi. [liz/lis]

 

 

Tag : Pandemi, doa, dari, rumah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat