19:00 . Ratusan Penari Thengul Meriahkan Kemah Budaya   |   18:00 . Dies Natalis, Bupati Bojonegoro Terima Penghargaan dari Unesa   |   17:00 . Disperinaker Bojonegoro Belum Terima Data Naker JTB Terbaru   |   16:00 . Semarak Bulan Kemerdekaan, PEPC JTB Gelar Sepakbola Persahabatan   |   15:00 . Turun Lagi, Harga Emas Ukuran 0,5 Gram Kini Dipatok Rp544.000   |   14:00 . Semarak HUT RI Ke-77, Perhutani KPH Parengan Gelar Lomba Karaoke   |   13:00 . 988 Siswa Madrasah Se-Kabupaten Bojonegoro Ikuti Kompetisi Sains Madrasah   |   10:00 . Meriahnya Kemah Budaya Bareng Kampoeng Thengul   |   09:00 . Condromowo Kalahkan Sumurgung Legend di Fun Football Talun 2022   |   08:00 . Prakiraan Cuaca di Kabupaten Bojonegoro Hari Senin   |   07:00 . Gula Bikin Ketagihan, Inilah 4 Kondisi Umum yang Membuat Kamu Ingin Makanan Manis   |   20:00 . Dua Kali diguyur Hujan, Peserta Jamcab XII Bojonegoro Tetap Semangat   |   19:00 . Meriah, 200 Penari Thengul Warnai Kemah Budaya Margomulyo 2022   |   18:00 . Bangkitkan Kreatifitas, SMK Taruna Balen Adakan Kontes Modifikasi Motor   |   15:00 . Peringatan Hari Pramuka, Kwarcab Bojonegoro Gelar Jambore Cabang   |  
Mon, 15 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pemkab Bojonegoro Optimis bisa Tangani Covid-19

blokbojonegoro.com | Wednesday, 25 August 2021 10:00

Pemkab Bojonegoro Optimis bisa Tangani Covid-19

Reporter: Uul Lyatin

blokBojonegoro.com - Angka jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Bojonegoro masih fluktuatif. Sebab itu, Pemkab Bojonegoro terus berupaya menekan angka penyebaran covid-19 dan meningkatkan angka pasien sembuh. 

Bupati Anna Mu’awanah menegaskan penanganan secara komprehensif telah dilakukan dengan melibatkan semua sektor yang saling bahu membahu dalam penanganan covid-19.

Menurutnya, pandemi Covid-19 saat ini menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari Pemkab Bojonegoro, Forkopimda, seluruh stakeholder termasuk Dinas Kesehatan, dan seluruh rumah sakit. Semua harus bersinergi untuk memberikan penanganan covid-19 secara komprehensif mulai dari tingkat desa, baik dari sisi preventif (pencegahan) maupun kuratif (penyembuhan).

“Upaya optimalisasi terkait fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro, ada 36 puskesmas, 10 rumah sakit dengan kapasitas 492 tempat tidur (TT) dan 3 lokasi rumah pemantauan dengan kapasitas 208 TT yang selama ini telah dimanfaatkan secara optimal untuk penanganan kasus covid-19,” tutur Bupati Bojonegoro saat seminar semi virtual melalui siaran live streaming YouTube Pemkab Bojonegoro dan via zoom, Selasa (24/8/2021).

Seminar yang digelar oleh RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dan Dinas Kesehatan ini dalam rangka menuju Indonesia Tangguh dan Tumbuh Tahun 2021. Narasumber seminar adalah Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro dr. Ani Pujiningrum, Direktur RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo dr. Ahmad Hernowo, dan dokter spesialis paru RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dr. Hapsari Paramita.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, dr. Ani Pujiningrum mengatakan kini Bojonegoro telah masuk dalam kategori risiko sedang dengan skor 2.24. Penurunan status dari level 4 ke level 3 saat PPKM darurat ini juga sudah mengalami penurunan kasus dan penurunan aktivitas masyarakat.

“Kasus Covid di Bojonegoro mengalami jumlah peningkatan angka kesembuhan sebesar 85,51%. Hal itu tentu membuat kami optimis. Jumlah ketersediaan Tempat Tidur (TT) juga mengalami peningkatan di beberapa rumah sakit di Bojonegoro. Tentunya upaya Pemkab Bojonegoro juga perlu masukan dari semua pihak dan dukungan masyarakat untuk berupaya menangani covid,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Direktur RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo dr. Ahmad Hernowo menyampaikan program inovasi untuk mendukung optimalisasi penanganan covid-19, antara lain Layanan Antar Obat, Aplikasi SIAP RS, E-Rekam Medik, dan Ritmik Energik. Selain itu, RSUD telah melakukan kesiapan untuk penanganan Covid-19.

"Kami berharap bisa menghilangkan stigma masyarakat yang masih takut untuk berobat ke rumah sakit. RSUD juga menyediakan ruang operasi yang memang khusus untuk pasien Covid dan ruangan operasi untuk ibu hamil yang sedang covid untuk meminimalisir penularan covid. Upaya tersebut agar pasien dengan covid maupun non covid bisa ditangani dengan maksimal,” jelas Ahmad Hernowo.

Langkah yang dilakukan yakni dengan screening di setiap pintu masuk RSUD, memisahkan alur pasien covid dan non covid, menyediakan kamar operasi bertekanan negatif khusus Covid-19, Pemulasaraan jenazah khusus covid-19, dan laboratorium pemeriksaan covid. [lis]

Tag : Covid, kebijakan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat