22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   19:00 . Opening Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   18:00 . Akui Peluang Tipis, Edi Sampurno Pilih Tetap Jadi Kades Campurejo   |   17:00 . Resmi, AHY Berikan Rekomendasi Partai Demokat ke Wahono-Nurul   |   16:00 . Gerindra Klaim Sejumlah Parpol Turut Usung Wahono-Nurul   |   14:00 . PPM Al Fatimah Bojonegoro Sambut Baik JICA Volunteer dari Jepang melalui Program RMS   |   13:00 . Mahasiswi PAI Unugiri Jadi Duta Putri Cendekiawan Indonesia Jawa Timur   |   12:00 . Rekom DPP Gerindra Turun ke Setyo Wahono-Nurul Azizah   |   11:00 . PPP Bojonegoro Segera Beri Rekomendasi ke Wahono-Nurul   |   10:00 . Pj Gubernur Jatim Salurkan BLT Bagi Hasil Cukai Tembakau ke 393 Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro   |   09:00 . Pj Adriyanto Tekankan Pentingnya APBD Adaptif   |  
Mon, 22 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ini Efek Negatif Jika Orangtua Menekan Anak untuk Mementingkan Prestasi

blokbojonegoro.com | Friday, 01 October 2021 07:00

Ini Efek Negatif Jika Orangtua Menekan Anak untuk Mementingkan Prestasi

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Semua orangtua tentu ingin anak memiliki prestasi di bidang akademik. Tak jarang dari mereka memberikan fasilitas tambahan seperti les di luar sekolah.

Hanya saja yang perlu orangtua tahu adalah, prestasi akademik saja tak cukup, tetapi juga harus diiringi dengan sikap baik kepada sesama.

Jika orangtua lebih mementingkan prestasi akademik dibanding sikap baik kepada sesama, hal ini bisa membuat anak sulit peduli pada kondisi orang lain. Bahkan, anak bisa jauh dari yang namanya rasa empati di lingkungan sosial.

Efek negatif ini juga yang diungkap oleh psikolog sekaligus pemerhati anak Seto Mulyadi alias Kak Seto, dalam acara Biskuat #GenerasiTiger", Senin (27/9/2021).

“Kecerdasan itu banyak dan beragam, mulai dari matematika, gambar, menyanyi, menari, You-tuber dan kuliner. Dan potensi ini harus kita apresiasi, tapi harus dilandasi dengan karakter yang kokoh. Mulai dari bersikap, bergaul, dan berkomunikasi dengan orang lain,” kata Kak Seto.

Kak Seto mengatakan, ada efek negatif bila anak ditekan untuk berprestasi secara akademik. Salah satunya adalah menghilangkan sisi kemanusiaan anak dan anak berpotensi menjadi sosok yang sombong dan arogan.

"Dan itu bisa membuat anak tidak punya teman. Dan kalau kurang menghargai dan meremehkan orang, itu bisa merugikan anak sendiri,” ungkap Kak Seto lebih lanjut.

Kak Seto menekankan, perlu adanya pembangunan sikap anak agar bisa lebih peduli terhadap manusia dari orangtua. Selain itu, membangun rasa percaya diri juga sangat diperlukan, agar karakter anak terus tumbuh.

“Kalau di Kementerian Pendidikan ada profil karakter Pancasila. Pertama akhlak mulia, kedua kebhinekaan global dan mampu menghargai sesama. Kemudian gotong royong dan mampu kerja sama, kritis, kreatif, jujur dan disipilin. Dan semua ini akan membuat anak tangguh dalam menghadapi apapun,” pungkas Kak Seto.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan, anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat