07:00 . Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental   |   20:00 . Sinergi Energi 2022, AAPG UGM -SC Belajar Industri Hulu Migas dengan EMCL   |   19:00 . PAC ISNU Balen Gembira Bersama Yatim-Piatu   |   17:00 . Ada Makam di Tengah Hutan Temayang, Diduga untuk Ritual Pesugihan   |   15:00 . Iseng Main Game, Pria Kepohbaru Dapat Rp100 Juta, Kok Bisa?   |   14:00 . Pertamina Komit Jaga Ketahanan Energi Nasional dengan Optimalisasi Produksi   |   13:00 . Jembatan Penghubung Dua Desa di Balen Nyaris Ambruk, Begini Kondisinya   |   10:00 . Diatas Rata-Rata Nasional, Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tertinggi Se-Pulau Jawa   |   09:00 . KKN-Tematik Unigoro Perkuat Usaha Mikro Kecil Lewat Pendampingan   |   08:00 . Forecasting Pendidikan di Bojonegoro Mampu Lompat Level Tinggi   |   07:00 . Dokter Ungkap 9 Tumbuhan yang Bantu Luruhkan Batu Ginjal, Gampang Ditemukan di Rumah!   |   20:00 . Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan, KKN Unigoro Wadahi Pemberdayaan SDM Wukirhajo   |   16:00 . Porsadin Ke-5 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka   |   15:00 . Harga Jual Umbi Porang di Bojonegoro Anjlok, Begini Siasat Petani   |   12:00 . Pemuda Bojonegoro Manfaatkan Zebra Cross Mastrip Bak Citayam Fashion Week   |  
Tue, 09 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia

blokbojonegoro.com | Sunday, 26 September 2021 07:00

Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Hiperglikemia merupakan sebuah kondisi di mana kadar gula darah mengalami peningkatan. Hiperglikemia umumnya terhadi pada pasien diabetes, namun dalam beberapa kasus kondisi ini juga bisa dipicu oleh stres dan efek samping obat steroid.

Seseorang dapat dikatakan mengalami hiperglikemia bila kadar gula darahnya sebesar 130 mg/dL atau lebih sebelum makan atau setelah tidak makan selama beberapa jam. Pada kondisi setelah makan, seseorang bisa dikatakan mengalami hiperglikemia bila memiliki kadar gula darah di atas 180 mg/dL.

Sebagai perbandingan, kadar gula darah yang normal umumnya berkisar di antara 80-130 mg/dL. Untuk mengatasi hiperglikemia, ada tiga hal penting yang perlu diketahui. Berikut ini adalah ketiga hal tersebut, seperti dikutip dari Insider, Sabtu (25/9/2021).

Mengenali tanda dan gejala

Gejala hiperglikemia yang paling umum adalah peningkatan rasa haus, keinginan untuk minum muncul lebih sering, frekuensi berkemih meningkat, pandangan kabur, dan penurunan berat badan. Akan tetapi, gejala seringkali baru muncul ketika kadar gula darah sudah meningkat di atas 200 mg/dL.

Oleh karena itu, tes darah perlu dilakukan untuk memastikan kondisi hiperglikemia. Hiperglikemia yang tak diobati dapat memicu terjadinya ketoasidosis diabetik. Kondisi ini paling umum terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1.

Ketoasidosis diabetik terjadi ketika tubuh tak mampu memecah gula secara baik untuk menjadi energi, sehingga tubuh memecah lemak. Kondisi ini secara alami akan melepas asam ke dalam darah. Karena tubuh tak bisa membersihkan asam dengan cukup cepat, keberadaan asam ini bisa beracun di dalam darah.

Ketoasidosis diabetik merupakan sebuah kedaruratan medis. Orang yang mengalami gejala ketoasidosis diabetik, khususnya bila memiliki diabetes, perlu dibawa ke unit gawat darurat. Gejala-gejala yang patut diwaspadai adalah mual, lelah, sesak napas, mulut kering, nyeri perut. [lis]

Tag : Kesehatan, diabetes, sakit



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat