14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

DLH Bojonegoro Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Tak Buang Sampah di Sungai

blokbojonegoro.com | Monday, 18 October 2021 18:00

DLH Bojonegoro Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Tak Buang Sampah di Sungai Warga gotong royong bersihkan aliran sungai dari sampah. (Foto: dokumentasi DLH)

 

Kontributor: Uul Lyatin

 

blok Bojonegoro.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat peduli lingkungan dengan mengadakan gerakan World Cleaner Up Day dengan menggandeng 132 kader yang dilaksanakan di Desa Batokan, Kecamatan Kasiman. Aksi ini mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai. 

 

Sebab, di beberapa titik aliran sungai Desa Batokan banyak sampah bertebaran dan perlu mendapatkan perhatian serius. Sebab itu, DLH berinisiatif untuk aksi membersihkan sampah untuk menciptakan lingkungan sehat dan aman. Bahkan, sampah yang ada di aliran sungai di antaranya adalah popok bayi. 

 

Hanafi selaku Kepala DLH Bojonegoro menjelaskan, pembersihan bantaran sungai ini merupakan tanggung jawab bersama karena erat kaitannya dengan kesadaran masyarakat. 

 

"Sungai ini merupakan salah satu daerah aliran sungai yang mengarah ke wilayah kota. Jadi sangat berpotensi banjir apabila sampah-sampah bertumpukan," ujarnya. 

 

Aksi ini dilakukan secara massal sekaligus sebagai edukasi masyarakat di sekitar sungai agar ikut bertanggung jawab menjaga daerah sekitarnya dan tidak membuang sampah sembarangan. Dengan mengajak masyarakat kerja bakti, maka akan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. 

 

"Harapannya kondisi sungai bersih dari sampah agar masyarakat dapat menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meminimalisir banjir," tuturnya. 

 

Kegiatan ini dilakukan untuk memberi contoh kepada desa lainnya untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan, termasuk dalam kegiatan pengatur kelembapan persampahan dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten. Sebab ada beberapa titik sungai dengan kondisi banyak sampah. 

 

"Jika tidak segera dibersihkan, nanti akan membahayakan masyarakat juga dan dapat menghambat aliran sungai sehingga berpotensi banjir, jadi saya ingatkan kepada seluruh masyarakat agar lebih giat dalam menjaga lingkungan sekitarnya," tutupnya. [uul/lis]

 

Tag : Sungai, lingkungan, dlh



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat