21:00 . 300 Jemaah Lansia dan Disabilitas Non Mandiri Tempati Hotel Transit   |   20:00 . Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Panduan Lengkapnya   |   19:00 . Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah   |   18:00 . Bawa Kerikil dan Snack Berat dari Arafah   |   17:00 . Berkat Holding Ultra Mikro (UMi) Pengusaha Olahan Singkong Asal Gayam Bisa Raup Omzet Fantastis   |   14:00 . Polisi Tetapkan Tersangka Perangkat Desa di Bojonegoro Usai Bacok Adik Iparnya   |   13:00 . Kisah Inspiratif Perajut Pamerkan Produk Lewat Platform Localoka dan Link UMKM   |   12:00 . Hikmah Pembagian Daging Kurban   |   11:00 . Inilah Nama-Nama Komisioner KPU Bojonegoro Terpilih   |   09:00 . Jelang Armuzna, Kemenag Cek AC dan Listrik   |   08:00 . Inilah Rangkaian Haul ke 32 Mbah Yai Sholeh   |   07:00 . Daging Kurban yang Boleh Dimakan Pengkurban   |   06:00 . Rangkaian Haul ke 32 KH. Moh. Sholeh Siap Digelar   |   22:00 . Duh..!!! Perangkat Desa di Bojonegoro Bacok Adik Iparnya   |   21:00 . Dapat Konsumsi Selama Armuzna, Tidak Perlu Bawa Beras dan Magicom   |  
Fri, 14 June 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Terlalu Lama Pakai Headphone, WHO Ungkap Bahayanya Bagi Pendengaran

blokbojonegoro.com | Friday, 17 December 2021 07:00

Terlalu Lama Pakai Headphone, WHO Ungkap Bahayanya Bagi Pendengaran

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Teknologi telah membuat hidup kita jauh lebih mudah dan nyaman. Namun, jika digunakan secara berlebihan, juga ada konsekuensi tersendiri, terutama bagi kesehatan. Salah satunya adalah penggunaan headphone untuk mendengarkan lagu.

WHO mengungkapkan, hampir 1,1 miliar orang dewasa muda berisiko kehilangan pendengaran akibat paparan suara keras. Faktor risiko dari masalah pendengaran ini mulai dari musik keras di klub, konser, bar, dan juga penggunaan earphone.

Di samping itu, WHO mengatakan hampir 50 persen orang mendengarkan musik lewat headphone.  Mengutip Times Of India, musik keras yang diputar melalui earphone dapat merusak sel-sel telinga. Ketika kerusakan tersebut terjadi, ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran secara permanen, jika didengarkan dalam waktu yang lama.

Selain itu, dikutip dari Columbia India Hospitals, headphone menghasilkan gelombang suara hingga masuk ke gendang telinga. Getaran ini menyebar ke telinga bagian tulang-tulang kecil, sehinggga getaran tersebut mencapai koklea yang merupakan bagian telinga yang berisi cairan.

Ada sembilan efek bahaya jika mendengarkan musik terlalu lama lewat penggunaan earphone, simak ulasannya!

Gangguan Pendengaran Akibat Kebisingan (NIHL)

Mendengarkan musik terlalu lama dengan headphone, dapat menyebabkan gangguan pendengaran akibat kebisingan. Tentu efek ini bisa terjadi setelah Anda mendengarkan suara yang terlalu bising. Anda mungkin tidak langsung menyadarinya. Tetapi selang beberapa hari, Anda akan merasa tidak dapat memahami perkataan orang lain, terutama saat di ruangan bising.

Menyebabkan Tinnitus

Tinnitus merupakan bunyi atau dengungan pada telinga. Dan ini disebabkan karena adanya kerusakan di bagian telinga dalam. Salah satunya sel struktur koklea. Ketika koklea mengalami kerusakan, proses pengiriman sinyal dari bunyi akan terputus.

Mengalami Gangguan Pendengaran

Seperti yang disebutkan, mendengar musik keras lewat penggunaan headphone yang terlalu lama, cenderung membuat sel-sel rambut telinga rusak. Sehingga pada tingkatannya, ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran sementara atau permanen.

Menyebabkan Pusing

Tidak dipungkiri, mendengarkan musik dengan volume kencang dapat menyebabkan masalah lain. Salah satunya adalah pusing. Hal ini terjadi ketika saluran telinga mendapat paparan suara keras dari penggunaan headphone.

Infeksi Telinga

Penggunaan headphone secara teratur dan terlalu lama dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri. Dari bakteri tersebut, ini bisa menyebabkan telinga Anda infeksi. Dan ketika earphone yang Anda gunakan beralih ke telinga orang lain, maka penularan bakteri telinga bisa saja terjadi.

Mengembangkan Kotoran Di Telinga

Menggunakan headphone dalam jangka waktu yang lama dapat mengembangkan kotoran di telinga. Dan ini akan mempercepat kemungkinan terkena tinnitus, kesulitan mendengar, sakit telinga, dan infeksi telinga.

Menyebabkan Sakit Di Telinga

Mendengarkan musik lewat headphone sah-sah saja, tapi jika dilakukan secara sering dan tidak pas dapat menyebabkan rasa sakit di telinga dari rahang ke atas kepala.

Bisa Berdampak Negatif Pada Otak

Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan lewat headphone dapat menyebabkan masalah pada otak dalam jangka panjang. Tingkat kebisingan yang tinggi, ini dapat menarik isolasi dari serabut saraf. Sehingga ini membawa sinyal dari telinga ke otak jika sampai terkena infeksi telinga.

Menyebabkan Hiperakusis

Menggunakan headphone dalam jangka waktu yang lama, pada akhirnya akan mengalami hiperakusis, di mana telinga akan lebih peka terhadap bunyian suara. Ketika pendengaran lebih peka dan tidak tahan dengan suara dentingan alat makan misalnya, tentu ini akan mengganggu Anda.

Dikatakan, lebih dari 50 persen orang yang menderita tinnitus, cenderung mengembangkan kepekaan yang tinggi terhadap suara lingkungan yang normal.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, headphone



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat