16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |   13:00 . Atlet Taekwondo Bojonegoro Raih Satu Medali Perak   |  
Wed, 29 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tingkatkan Literasi Digital pada Siswa, MTs Islamiyah Temayang Gelar Workshop Literasi

blokbojonegoro.com | Monday, 13 December 2021 18:00

Tingkatkan Literasi Digital pada Siswa, MTs Islamiyah Temayang Gelar Workshop Literasi

 

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Bertempat di Aula Madrasah Tsanawiyah (MTs) Islamiyah Temayang, Kabupaten Bojonegoro digelar Workshop Literasi Digital. Kegiatan yang digelar Senin (13/12/2021) itu dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. 

Mengambil tema 'Pelajar Madrasah Bijak Bermedia Sosial di Era Digital', acara dikemas sederhana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan menghadirkan dua Narasumber. Pertama, Didik Jatmiko dari Jawara Internet Sehat Provinsi Jawa Timur dan Leader Smartfren Community Nasional. Kedua, Diki Alamzyah seorang penulis muda sekaligus Pendiri Sanggar Amreta Tisna Aksara.

Shofiyatun, Kepala Madrasah Tsanawiyah (Mts) Islamiyah Temayang mengatakan, era globalisasi ini siswa-siswinya harus sudah menguasai digital agar tidak ketinggalan zaman. Sebab MTs Islamiyah Temayang selalu menginginkan siswa-siswinya benar-benar tidak gagal paham teknologi atau sering disebut Gaptek.

Ke depannya, setelah workshop literasi digital, budaya membaca dan menulis kembali bergairah di lingkungan sekolah. Apalagi, zaman sekarang siswa-siswi sudah dituntut untuk menguasai teknologi sejak dini dan harus bijak dalam bermedia sosial.

"Semoga dengan adanya Workshop Literasi ini siswa-siswi bisa mengekspresikan dirinya lewat dunia tulis menulis dan menguasai teknologi," harap Shofiyatun.

Dia menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi siswa-siswinya agar bisa mendapatkan ruang untuk membaca dirinya sendiri. Bahkan, bisa merangkum, mengaplikasikan, mengembangkan ide dan keterampilan dalam tulis menulis.

Sementara itu, Diki Alamzyah dalam penyampaian materi mengajak siswa-siswi MTs Islamiyah Temayang tidak takut untuk menulis, berkarya dan menerbitkan karyanya menjadi buku. Dunia hari ini serba mudah, apalagi teknologi semakin berkembang, siswa-siswi bisa memanfaatkannya untuk menulis. 

"Menulis itu sebenarnya mudah. Perbanyak membaca buku. Nanti, dengan sendirinya akan memperbanyak kosa kata untuk menulis. Jadi, menulislah, menulislah dan mulailah menulis," tandasnya.

Diki menambahkan, menulis itu mengajak, menghasut, dan bisa termasuk ibadah karena berdakwah melalui dunia tulis menulis. "Dan lewat menulis pula, kelak kita akan mengabadi," ujarnya. [lin/col]

 

Tag : Pendidikan, literasi, digital



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat