18:00 . Diserahkan ke Dinsos Jatim, Bayi Mungil Diberi Nama Hilya Qonita   |   16:00 . Usai Telur dan Cabai, Kini Harga Daging Ayam Kompak Turun   |   15:00 . Pemuda Asal Temayang Sukses Lestarikan Batik Tulis   |   14:00 . ISTeK ICsada Bojonegoro Gelar Diseminasi Program Aku Sehat 2022   |   13:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Gelar Sosialisasi Operasi Zebra bersama FKOB   |   07:00 . Bakteri Jahat atau Jamur, Mana yang Lebih Sering Menyebabkan Masalah Kulit Wajah Anda?   |   19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |   18:00 . RSUD Sumberrejo Top Finalis Kovablik Jatim 2022   |   15:00 . Pertamina EP Sukowati Field Bangun Sinergi Forkopimda Bojonegoro Melalui Kegiatan Menembak   |   13:00 . Polisi dan Suporter Bojonegoro Gelar Salat Ghoib dan Doa Bersama   |   22:00 . Ratusan Supporter di Bojonegoro Gelar Doa Bersama Atas Tragedi Kanjuruhan   |   21:00 . Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Supporter di Bojonegoro Doa Bersama   |   18:00 . Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel   |   17:00 . 2.195 PJU Bakal Dipasang Tahun Ini   |   16:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa JTB   |  
Wed, 05 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ragam Upaya Pembangunan Infrastruktur, Abdulloh Umar: Dinamika Menuju Bojonegoro Maju

blokbojonegoro.com | Tuesday, 28 December 2021 21:00

Ragam Upaya Pembangunan Infrastruktur, Abdulloh Umar: Dinamika Menuju Bojonegoro Maju Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar. (Foto: Istimewa)

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Masa pemerintahan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah dan Wakil Bupati Budi Irawanto hampir memasuki tahun ketiga. Sorotan publik menjadi dinamika perjalanan Bupati wanita pertama di Bojonegoro dalam upaya meniadakan kesenjangan pembangunan antara desa dan kota. Termasuk wilayah terisolir maupun terpencil.

Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar berpendapat, bahwa Pemkab Bojonegoro telah berhasil membuat perubahan salah satunya infrastruktur jalan.

Seperti diketahui, ada 64 titik jalan cor dengan panjang 190 Km pada 2019. Lalu tahun 2020 membangun 136 Km , dilanjut sepanjang 114 Km, dan tahun ini ada 190 Km. Total sepanjang 440 Km jalan cor di Kabupaten Bojonegoro.

[Baca juga: Mimpi Masyarakat Bojonegoro Terbayar, Warga Sumringah Jalan Desa Mulai Mulus ]

Adanya pro dan kontra dalam pelaksanaan pembangunan di sebuah daerah dinilai hal yang lumrah, karena sangat terkait dengan kehidupan masyarakat sekitar.  "Menurut saya, dalam membangun sesuatu, terutama ada kaitannya dengan infrastruktur pasti ada kurang juga ada lebihnya, ini yang terus kami kawal," tegas politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

Namun, kondisi dinamika di masyarakat sekarang ini diharapkan tidak mengganggu kinerja eksekutif yang telah menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama. Dengan kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih sebesar Rp6 triliun, sudah seharusnya pembangunan infrastuktur diutamakan.

Umar menegaskan, jika infrastruktur dan kondisi ekonomi selalu berjalan berdampingan. Banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat Bojonegoro dengan adanya pembangunan infrastruktur terlebih di masa Pandemi Covid-19, dimana banyak sekali karyawan atau pekerja yang dirumahkan.

"Ada banyak tenaga kerja dari lokal Bojonegoro yang diberdayakan saat mengerjalan jalan dan jembatan, juga pekerjaan fisik lainnya," imbuhnya.

Data yang didapat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang menyebutkan, tahun 2021 telah mengalokasikan anggaran untuk proyek peningkatan jalan dengan kontruksi cor beron sepanjang kurang lebih 189,8 Km dengan pagu anggaran Rp970,95 miliar yang terbagi 63 paket pekerjaan yang tersebar di seluruh wilayah Bojonegoro.

Umar menyampaikan, jika pekerjaan fisik sekarang ini tentu memberi kesempatan bagi pengusaha, suplier, dan masyarakat luas untuk terlibat. Kenapa? selain keterlibatan mereka dalam pekerjaan, juga adanya peningkatan infrastruktur tentu dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi termasuk bagi daerah terpencil juga terisolasi.

"Masyarakat kini mudah untuk menjual hasil pertaniannya, mudah menuju pasar untuk berdagang, mudah mengakses ke sekolah, menuju puskemas atau rumah sakit, dan masih banyak lagi," tegasnya,

Besarnya manfaat pembangunan infrastruktur di Bojonegoro, menurut Sekretaris PKB ini masih membuat beberapa orang melakukan kritikan. Hal itu dianggap wajar, dan bisa menjadi masukan Pemkab Bojonegoro untuk berhati-hati dan tetap mengutamakan mutu serta kualitas bangunan.

Pada akhirnya, Umar menyatakan, jika melalui percepatan pembangunan infrastruktur secara lebih merata di seluruh Kabupaten Bojonegoro nantinya berharap dapat tercipta konektivitas yang kuat desa, menurunkan biaya logistik, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Sehingga bermuara pada peningkatan daya saing dan stimulus pertumbuhan ekonomi guna mencapai Bojonegoro produktif dan energik," pungkasnya. [ito/lis]

Tag : Pembangunan, bojonegoro, komisi d, dprd, bupati



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat