20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Haul Ki Andong Sari

Total 9 Pusaka Ki Andong Sari Dikirab Warga Ledok

blokbojonegoro.com | Monday, 01 August 2022 16:00

Total 9 Pusaka Ki Andong Sari Dikirab Warga Ledok

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Sebanyak 9 Pusaka peninggalan Ki Andong Sari, dikirab oleh warga Kelurahan Ledokkulon dan Ledokwetan, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Kirab dilakukan dalam rangka Haul Ki Andong Sari ke 240 tahun, Senin (1/8/2022).

Haul dirangkai dengan beberapa rangkaian kegiatan meliputi Tahtimul Qur'an, Penyerahan Pusaka, Kirab Pusaka, Tahlil Bersama dan dilanjutkan dengan Pengajian Umum. Kirab pusaka dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah yang sekaligus secara simbolis memberangkatkan rombongan kirab.

Ketua Panitia, Hery Susilo mengatakan, kirab pusaka Ki Andong Sari merupakan kegiatan rutin tahunan dari Paguyuban Pemakaman Makam Umum Islam (PPMUI). Tahun ini kirab diselenggarakan perdana setelah 2 tahun pandemi Covid-19.

“Kegiatan PPMUI antara lain melestarikan budaya yang telah berkembang, salah satunya melaksanakan Haul, Tahtimul Qur'an, Tahlil Bersama warga sekitar dan pelepasan pusaka yang akan dikirab,” terang pria yang juga menjabat sebagai Ketua PPMUI itu.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah dalam sambutannya menyampaikan sekilas sejarah Ki Andong Sari yang merupakan orang hebat, orang yang menjadikan panutan dan memantik perhatian masyarakat. "Untuk kita semuanya, dalam Haul ke 240 ini membuktikan sejarah yang panjang, sehingga dengan adanya Haul Ki Andong Sari memberikan motivasi untuk diri kita agar terus menjadi orang yang bermanfaat untuk orang lain," ujarnya.

Bupati berharap dengan energi yang positif masyarakat bisa saling tolong menolong, karena semuanya akan kembali ke alam baka. "Maka apa yang kita lakukan agar dapat memberikan manfaat seterusnya kepada masyarakat,” jelas Bupati Anna.

Sekadar diketahui, sekilas sejarah perjalanan pada tahun 1742, Ki Andong bertemu dengan Mbah Sari, dua nama tersebut digabung menjadi Andong Sari. Kemudian, pada tahun 1753 istri Ki Andong Sari (Mbah Sari) Wafat dan pada akhirnya tahun 1759 Ki Andong Sari menyusul istrinya dan sekarang dimakamkan di Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Bojonegoro.

Pusaka-pusaka yang dimiliki Mbah Mbuyut Ki Andong Sari di antaranya :

1. Tumbak Godong Andong

2. Tumbak Gagak Cemani.

3. Tongkat Galeh Kelor.

4. Tongkat Menjalin Bang.

5. Tongkat Menjalin Porong.

6. Rompi Onto Kusumo.

7. Slempang Kebesaran.

8. Pedang Cekik, dan

9. Kentrung. [riz/lis]

 

Tag : tradisi, haul, kirab



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat