19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |   21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:30 . Unugiri Bojonegoro Gelar Empat Kali Prosesi Wisuda Selama Dua Hari Berturut-turut   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ada Makam di Tengah Hutan Temayang, Diduga untuk Ritual Pesugihan

blokbojonegoro.com | Monday, 08 August 2022 17:00

Ada Makam di Tengah Hutan Temayang, Diduga untuk Ritual Pesugihan

 

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Warga Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro digegerkan adanya penemuan makam di tengah hutan. Dari dugaan warga sekitar makam tersebut dibuat untuk ritual pesugihan. Pasalnya, saat ini tepat pada bulan Muharram (Suro), di mana bulan Suro identik dengan hal mistis seperti itu.

Lokasi tempat makam yang diduga tempat ritual pesugihan itu, berada sekitar kurang lebih 500 meter dari Warung Semok, yang berada di Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk, turut Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang. Sedangkan dari Jalan Raya berjarak kisaran antara 50 hingga 100 meter masuk ke hutan.

Menurut Kepala Desa Kedungsumber, Kardi, di makam tersebut terdapat, batu kumbung, pasir pantai, secangkir kopi, 4 pathok (2 diselimuti kain mori dan dua tanpa kain mori), dupa, dan beberapa tanaman yang ditanam di tengah makam.

"Yang menjadi pemikiran masyarakat di wilayah kami ada dua dugaan, yaitu memang benar itu makam dan yang kedua hanya sebuah tempat untuk ritual. Karena tidak ada konfirmasi ke pihak wewenang dan warga sekitar bahwa akan dibangunnya makam tersebut,” ujar Kardi saat ditemui blokBojonegoro.com, Senin (8/8/2022).

Sementara itu, Assisten Perhutani (Assper) Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tretes, Kuntoro saat dihubungi melalui saluran telepon mengatakan, pembuatan tempat yang diduga makam tersebut, tidak izin kepada pihaknya selaku pemangku hutan di wilayah tersebut.

“Pembuatan makam tersebut tanpa ada izin dari Perhutani. Dan jika adanya makam tersebut, membuat kegelisahan dihati masyarakat setempat, monggo (silakan) dibongkar,” pungkasnya. [riz/lis]

 

Tag : Penemuan, makan, hutan, pesugihan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat