09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |   13:00 . Persibo Buka Seleksi Pemain, Eks Liga 2021 Apakah Masih Digunakan?   |   12:00 . Resmi Mendaftar, Gerindra Bojonegoro-Tuban Satukan Kekuatan Menangkan Prabowo   |   11:00 . Suarakan Tuntutannya, Federasi Serikat RTMM SPSI Akan Ikuti Long March Sejuta Buruh di Surabaya   |   10:00 . FGD VMTS, Prodi PAI Proyeksikan Buka Kelas International   |   09:00 . Terdakwa Percobaan Pemerkosaan Tetangga di Dander Divonis 2,6 Tahun Penjara   |   07:00 . Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sepanjang 2022, 60 Kali Kebakaran Terjadi di Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 August 2022 15:00

Sepanjang 2022, 60 Kali Kebakaran Terjadi di Bojonegoro

 

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Kebakaran di Kabupaten Bojonegoro sering terjadi. Semenjak Januari hingga akhir Juli 2022 lalu, sudah 60 kali kebakaran. Masyarakat pun diimbau untuk waspada, terutama dalam menghadapi musim kemarau seperti sekarang.

Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro, Ahmad Adi Winarto mengatakan, kebakaran kerap terjadi di Bojonegoro, dari banyaknya kejadian kebakaran tersebut, rerata disebabkan korsleting listrik.

”Banyak faktor yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran di antaranya lupa mematikan kompor, kebocoran gas elpiji, bediang hingga korsleting listrik,” ungkap Adi.

Menurutnya, korsleting listrik terjadi di rumah warga dan kandang ayam. Karena itu, masyarakat harus tetap berhati-hati terhadap sesuatu yang memicu timbulnya api.

”Salah satunya, untuk menghindari korsleting listrik, dengan cara mengganti kabel yang sudah lama serta melakukan pengecekan rutin terhadap kabel yang telah lama digunakan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Damkar dalam mencegah kebakaran selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Baik selepas melakukan pemadaman maupun di waktu kegiatan lainnya.

Dia mengatakan, peristiwa kebakaran hingga Juli 2022 sudah 60 kali kejadian. Di antaranya meludeskan kandang ayam di Kecamatan Kasiman yang mengakibatkan kerugian hingga Rp3 miliar.

”Kejadian itu, terjadi pada 7 Juli lalu. Sementara, terbaru terjadi di Perusahaan Realfood yang gedungnya terbakar, sehingga menelan kerugian mencapai Rp1 miliar,” tegasnya.

Dalam menghadapi musim kemarau seperti sekarang ini, Adi mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan hati-hati. Pada saat suhu udara tinggi ditambah cuaca ekstrem dan angin kencang, kebakaran rawan terjadi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya kebakaran, yang bisa diakibatkan dari tungku atau gas, listrik, pembakaran sampah dan lainnya,” pungkasnya. [riz/lis]

 

Tag : Kebakaran, korsleting, listrik



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat