09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |   13:00 . Persibo Buka Seleksi Pemain, Eks Liga 2021 Apakah Masih Digunakan?   |   12:00 . Resmi Mendaftar, Gerindra Bojonegoro-Tuban Satukan Kekuatan Menangkan Prabowo   |   11:00 . Suarakan Tuntutannya, Federasi Serikat RTMM SPSI Akan Ikuti Long March Sejuta Buruh di Surabaya   |   10:00 . FGD VMTS, Prodi PAI Proyeksikan Buka Kelas International   |   09:00 . Terdakwa Percobaan Pemerkosaan Tetangga di Dander Divonis 2,6 Tahun Penjara   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kemarau, 20 Desa di Bojonegoro terancam Kekeringan

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 August 2022 14:00

Kemarau, 20 Desa di Bojonegoro terancam Kekeringan

 

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Memasuki musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mulai memetakan daerah yang rawan kekeringan. Mengacu pada peta daerah rawan kekeringan tahun 2021 terdapat 20 desa di Kabupaten Bojonegoro yang terancam mengalami kekeringan.

“Kami masih melaksanakan pemetaan dengan mengacu pada tahun lalu, karena tahun ini belum ada permintaan dari warga untuk dropping air yang masuk ke BPBD,” ujar Sekretaris BPBD Bojonegoro, Zaenul Ma'arif, Selasa (2/8/2022).

Dihimpun blokBojonegoro.com dari rekapan wilayah terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Bojonegoro tahun 2021, terdapat delapan kecamatan yang terancam, dari delapan kecamatan tersebut terdapat 20 desa yang tercantum sebagai daerah rawan kekeringan.

20 Desa di antaranya yaitu, Desa Pelem dan Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, Desa Jatimulyo, Gamongan, Malingmati, Sukorejo, Ngrancang dan Desa Bakalan, yang berada di Kecamatan Tambakrejo. Sementara, terdapat empat desa yang terancam di Kecamatan Temayang, yakni Desa Brabuhan, Bakulan, Pandantoyo dan Desa Kedungsari.

Kemudian, terdapat satu desa di masing-masing Kecamatan yang juga terancam, yaitu Desa Margoagung di Kecamatan Sumberrejo, Desa Jelu di Kecamatan Ngasem dan Desa Sumodikaran yang berada di Kecamatan Dander.

“Selain itu, terdapat dua desa di Kecamatan Kedungadem dan Kecamatan Sekar, yakni Desa Kesongo dan Kepohkidul, sementara di Kecamatan Sekar, yaitu Desa Klino dan Bareng,” jelas Arif.

Menurutnya, dengan mengacu pada data tahun 2021, pihaknya akan mengalokasikan sebanyak 400 tangki yang akan disalurkan ke warga yang bertempat tinggal di daerah rawan kekeringan, dan tiap tangki berisi 6000 liter air bersih. [riz/lis]

 

Tag : Kekeringan, kemarau, wilayah, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat