16:00 . New Normal, Jasa Rias Pengantin Mulai Bergairah   |   16:00 . Hingga Kini Baru Ada 11 Jemaah Ajukan Pengajuan BPIH   |   14:00 . Asyiknya Mancing di Kolam Ikan MCM   |   13:00 . Kalianyar Mumbul Kedatangan Anggota DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan   |   12:00 . Pandemi, Pendapatan Pajak 3 Sektor Ini di Bawah 10 persen   |   11:00 . Tingkatkan Kualitas Pendidik, 9 Dosen Stikes Rajekwesi Tersertifikasi Kemendikbud   |   10:00 . Samsul Arif: Promosikan Bojonegoro, Lewat Sepakbola Nasional   |   08:00 . Millenial Yuk Ikuti Kompetisi Desain Grafis Pamflet Kemerdekaan RI Ke-75   |   07:00 . Berapa Jarak Usia Ideal antara Seorang Anak dan Adiknya?   |   21:00 . Hingga Awal Agustus, Inilah Progres Pembangunan Jalan di Bojonegoro   |   20:00 . 3 Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   19:00 . Akomodir Milenial, Bu Mit Agandakan Silaturrohimi Para Tokoh   |   17:00 . Adaptasi New Normal, Bus Donor Darah UDD PMI Sudah Beroperasi   |   16:00 . Santunan Korban Cacat Jasa Raharja Menempati Posisi Paling Rendah   |   15:00 . Aklamasi, Srikandi Tambakrejo Kembali Nahkodai Partai Beringin   |  
Sat, 08 August 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 09 July 2020 19:00

Penerima Beasiswa Banyu Urip Gelar Pertemuan Online

Penerima Beasiswa Banyu Urip Gelar Pertemuan Online

Reporter: Parto Sasmito
 
blokBojonegoro.com – Mahasiswa penerima Beasiswa Banyu Urip yang diinisiasi oleh operator Lapangan Minyak Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan didukung penuh oleh SKK Migas menggelar pertemuan Dalam Jaringan (Daring) dalam rangka menjalin persahabatan dan berbagi, Rabu (9/7/2020).

Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dalam rangka mentaati himbauan pemerintah untuk mengurangi kontak langsung sehingga semua tetap dalam lindungan, aman dan terhindar dari penularan pandemi COVID-19.
 
Sebanyak sepuluh penerima Beasiswa Banyu Urip yang merupakan putra-putri berprestasi asal Bumi Angling Dharma ini, bersama dengan manajemen EMCL dan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB), melakukan sesi ramah tamah dan berbagi banyak pengalaman mengenai suka duka perkuliahan hingga perjuangan mereka untuk meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) di bangku perguruan tinggi.

Hadir mewakili EMCL, Ichwan Arifin, Beta Wicaksono, dan Rexy Mawardijaya, serta Muhammad Roqib sebagai fasilitator pertemuan sekaligus pendamping program Beasiswa Banyu Urip dari YKIB berbagi banyak ilmu lintas generasi.
 
Salah satu pengalaman yang dibagikan oleh para mahasiswa penerima Beasiswa Banyu Urip dalam sesi pertemuan ini adalah perjuangan mereka melakukan adaptasi di kampus ketika menjadi mahasiswa baru. Salah satu kebangkitan yang luar biasa datang dari Nur Hanafi, salah seorang penerima beasiswa yang berasal dari Desa Beged, Kecamatan Gayam.

Di semester sebelumnya, Hanafi mengaku sempat mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan perkuliahan sehingga mempengaruhi perolehan nilai IPKnya. Awalnya, sulit untuk menyesuaikan diri di perkuliahan karena pola belajarnya yang berbeda antara sekolah di bangku SMA dengan kuliah.

"Di semester selanjutnya saya sudah bisa menyesuaikan diri dan mengejar nilai yang sempat tertinggal di semester lalu,” ungkap Hanafi.
 
Tak hanya Hanafi, penerima beasiswa lain juga berbagi kesibukan mereka ketika berkuliah sebelum terjadi pandemi dan diputuskan untuk berkuliah secara daring dari rumah masing-masing. Putri Patricia misalnya, penerima Beasiswa Banyu Urip asal Kecamatan Ngasem yang mengambil jurusan Teknik Sipil di Universitas Brawijaya ini aktif dalam berbagai organisasi dan juga kegiatan perlombaan seperti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Di samping itu, Putri juga berhasil meraih IPK sempurna (4,00) di semester tiga ini.

“Sebelumnya, saya mengikuti perlombaan PKM mewakili Universitas Brawijaya di kancah nasional. Tema yang diambil tentang material,” ujar Putri.
 
Mewakili manajemen EMCL, Ichwan Arifin menyampaikan banyak hal terkait perkuliahan, salah satunya adalah tentang bagaimana menjadi mahasiswa tak sekadar mencari ilmu diatas kertas namun menjadikan kampus sebagai media untuk berproses. Ichwan aktif menghimbau para penerima mahasiswa untuk mengembangkan bakat tak hanya di perkuliahan saja namun di kegiatan-kegiatan kampus lain seperti berorganisasi. Ia juga mendorong adik-adik untuk aktif menulis tentang pengalaman mereka meraih Beasiswa Banyu Urip.
 
Ichwan mengungkapkan, program Beasiswa Banyu Urip ini adalah bagian kecil dari implementasi visi EMCL sebagai operator Lapangan Banyu Urip.

“Kami di EMCL bekerja untuk hari ini dan masa depan. Tidak hanya berfokus pada penyediaan energi tetapi kami juga berkontribusi dalam mempersiapkan generasi masa depan, salah satunya dengan terus mendorong putra-putri berprestasi di Kabupaten Bojonegoro untuk terus beinovasi dan berkarya,” tutur Ichwan.
 
Sebagai penutup, Beta Wicaksono, perwakilan EMCL yang turut hadir dalam pertemuan ini menyampaikan bahwa di era globalisasi ini, pemuda tidak boleh terjebak pada cakupan pola pikir yang sempit. “Satu pesan saya, jangan patah semangat," pesannya.

Menurut Beta, menjadi baik tidak diukur dengan perolehan nilai diatas kertas saja namun bagaiamana seseorang bertindak secara sosial dan kemasyarakatan. "Kegiatan pertemuan ini nantinya akan dilakukan secara rutin sehingga komunikasi para penerima Beasiswa Banyu Urip dapat terjalin dengan baik," pungkasnya. [ito/lis]

Tag : emcl, beasiswa, yikb, bojonegoro, siswa


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 20 July 2020 23:00

    Ultah 9 Tahun blokBojonegoro.com

    Inilah Juara Video Pendek New Normal

    Inilah Juara Video Pendek New Normal Sebanyak 50 video telah naik di saluran youtube blokBojonegoroTV sebagai peserta lomba video pendek dalam rangka 9 tahun blokBojonegoro.com....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat