17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |   07:00 . Para Orang Tua Wajib Paham, Ini 4 Tanda Anak Cerdas   |   18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |   13:00 . Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat   |  
Sat, 03 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tanaman Tebu di 2 Desa di Ngasem Masuk Masa Panen

blokbojonegoro.com | Thursday, 18 June 2020 20:00

Tanaman Tebu di 2 Desa di Ngasem Masuk Masa Panen

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Tanaman tebu Perhutani Ptk. 78, RPH Ringinanom, BKPH Nglambangan, KPH Bojonegoro di Desa Setren dan Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, sudah memasuki masa panen.

Menurut keterangan Eka Widianto, KBKPH Nglambangan di sela-sela panen raya, untuk sementara ini kita kirimnya ke Pabrik Gula Soedhono, Kabupaten Ngawi.

"Untuk tanaman tebu ini seluas 200 hektar, rencana yang mau di panen tahun ini seluas 150 hektar dan ini tanaman 2018," terangnya.

Dikatakannya, ini program ketahanan pangan kita dapat komoditas yang di sebutkan itu sebagai objek kerjasam, seperti padi, jagung, sapi untuk penggemukan dan tebu terkait untuk swasembada.

"Proyek ini sudah berjalan sejak 2017 dan tanamannya baru terrealisasi 2018 seluas 150 hektar yang sekarang di panen ini, yang panen awal tahun lalu baru sekitar 60 hektar karena menimbang banyak yang tidak produktif," ungkap pria berkacamata itu.

Terakhir ia menambahkan, panen ini baru berjalan satu minggu dan diprediksi akan selesai tiga bulan dengan catatan lancar tidak ada kendala.

"Itu kalau kondisi tenaga kerja lancar dan angkutan lancar, ini kan sementara belum lancar karena masih turun hujan dan satu hari baru bisa 5 truk kalau sudah lancar ya bisa 50 truk satu harinya," tutupnya. [her/ito]

 

Tag : Tebu, ngasem, Bojonegoro, perhutani



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat