19:00 . Grebek Tumpeng Rombyong Mliwis Putih, dari Warga untuk Generasi Muda   |   18:00 . Upacara HUT RI ke-77, Kajari: Pakai Adat Madura Karena Saya Asli Madura   |   17:00 . Ketua DPRD Bojonegoro Kenakan Baju Adat Nias Saat Upacara HUT Kemerdekaan   |   16:00 . PPPM Birrul Walidain: Perayaan HUT RI Kewajiban Sebagai Warga Negara Indonesia   |   15:00 . Inilah Nama-nama Penerima Penghargaan HUT Kemerdekaan RI di Bojonegoro   |   13:00 . HUT Kemerdekaan RI, Buah Lokal Bojonegoro Dipamerkan di Gedung Grahadi   |   12:00 . 15 Pemain Lolos Seleksi Persibo, Hanya Empat Pemain Lokal   |   09:00 . Mengisi Kemerdekaan   |   09:00 . 262 WBP Dapat Remisi Kemerdekaan, 2 Langsung Bebas   |   22:00 . Semarak Kemerdekaan, KKN-T Unigoro Adakan Pemeran UMKM   |   21:00 . Malam HUT RI KE-77 PonPes Al Mubarok Gelar Malam Tirakatan   |   20:00 . Penuh Tantangan, Jambore Cabang XII Bojonegoro Berakhir Membanggakan   |   17:00 . Macet, Buka dan Tutup Jalan Nasional   |   16:00 . Proyek JTB Berhasil Lakukan Proses Gas-In   |   15:00 . Harga Makin Tinggi, Cabai Lompong Dijual Rp80.000 per Kilogram   |  
Wed, 17 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tanaman Tebu di 2 Desa di Ngasem Masuk Masa Panen

blokbojonegoro.com | Thursday, 18 June 2020 20:00

Tanaman Tebu di 2 Desa di Ngasem Masuk Masa Panen

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Tanaman tebu Perhutani Ptk. 78, RPH Ringinanom, BKPH Nglambangan, KPH Bojonegoro di Desa Setren dan Desa Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, sudah memasuki masa panen.

Menurut keterangan Eka Widianto, KBKPH Nglambangan di sela-sela panen raya, untuk sementara ini kita kirimnya ke Pabrik Gula Soedhono, Kabupaten Ngawi.

"Untuk tanaman tebu ini seluas 200 hektar, rencana yang mau di panen tahun ini seluas 150 hektar dan ini tanaman 2018," terangnya.

Dikatakannya, ini program ketahanan pangan kita dapat komoditas yang di sebutkan itu sebagai objek kerjasam, seperti padi, jagung, sapi untuk penggemukan dan tebu terkait untuk swasembada.

"Proyek ini sudah berjalan sejak 2017 dan tanamannya baru terrealisasi 2018 seluas 150 hektar yang sekarang di panen ini, yang panen awal tahun lalu baru sekitar 60 hektar karena menimbang banyak yang tidak produktif," ungkap pria berkacamata itu.

Terakhir ia menambahkan, panen ini baru berjalan satu minggu dan diprediksi akan selesai tiga bulan dengan catatan lancar tidak ada kendala.

"Itu kalau kondisi tenaga kerja lancar dan angkutan lancar, ini kan sementara belum lancar karena masih turun hujan dan satu hari baru bisa 5 truk kalau sudah lancar ya bisa 50 truk satu harinya," tutupnya. [her/ito]

 

Tag : Tebu, ngasem, Bojonegoro, perhutani



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat