20:00 . Pengurus Perkumpulan Jamaah Tahlil Perempuan di Bojonegoro Resmi Dilantik   |   19:00 . Gandeng Lakpesdam NU, Kominfo Dorong Masyarakat Cakap Literasi Digital   |   18:00 . Buruh Aksi di Gubernuran, Ini Hasil Audiensi RTMM SPSI dengan Para Stakeholder Pemprov Jatim   |   17:00 . Makam Diduga untuk Ritual Pesugihan Dibongkar, Isinya Mengejutkan   |   16:00 . 295 WBP Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Napi Langsung Bebas   |   15:00 . DWP Kemenag Bojonegoro Gelar Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Gratis   |   13:00 . 49 SMA di Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka   |   09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |  
Thu, 11 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Proyek Jalan Taji-Bakalan Tambakrejo

Senin, Kejari Bakal Koordinasi dengan 4 Saksi Ahli

blokbojonegoro.com | Sunday, 09 August 2020 14:00

Senin, Kejari Bakal Koordinasi dengan 4 Saksi Ahli Ilustrasi: liputan6.com

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com- Meski Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) telah menetapkan satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan jalan dengan dugaan kerugian negara sebesar Rp1,3 miliar, Kejari masih melakukan pendalaman pemeriksaan kepada saksi-saksi. Pekan depan, pihak Kejari akan berkoordinasi dengan saksi ahli guna kelengkapan BAP.

"Untuk koordinasi dengan saksi ahli rencana dilaksanakan senin (10/8/2020) besok," ungkap Kasi Pidsus, Kejari Bojonegoro, Ahmad Fauza.

Lanjut Fauzan pihaknya akan berkoordinasi dengan 4 saksi ahli yakni dari Pihak ITN, ITS, Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim dan BPK. Koordinasi itu sangat penting guna mengetahui apa saja perihal yang dikerjakan tersangka dalam proyek yang dijalaninya.

"Kan ada 20 saksi yang telah dipanggil, terkait kasus ini dan kini tinggal koordinasi dengan saksi ahli," katanya.

Seperti diketahui, tersangka  BSM, warga Sidoarjo ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek pembangunan jalan. BSM merupakan Direktur CV yang mengerjakan proyek pembangunan jalan antara Desa Taji - Bakalan, Kecamatan Tambakrejo. Dalam pengerjaanya BSM disangkakan dengan dugaaan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp1,3 miliar. [saf/lis]

Tag : Korupsi, dana, jalan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat