22:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   21:00 . Satpol PP Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemendagri   |   20:00 . Pemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pemekaran Desa Sukorejo   |   19:00 . Persibo Ajukan PK, Laga Mitra Surabaya kontra Deltras Sidoarjo Ditunda   |   18:30 . Selamat..! Ponpes Attanwir Dapat Penghargaan Eco Pesantren dari Gubernur Jatim   |   18:00 . Awas...!! Tanggul Bengawan Solo Ambles   |   15:00 . Menjelang Nataru, Harga Daging Ayam di Bojonegoro Naik   |   14:00 . Grafik Harga Emas UBS Hari ini Terpantau Naik   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ikuti Penilaian Evaluasi Program Menuju Smart City 2021   |   09:00 . Akhir Tahun, Ada 2.551 Janda Baru di Bojonegoro   |   07:00 . Jangan Dimarahi, Ini 5 Tips Membentuk Kepribadian Anak yang Disiplin   |   23:00 . Kecewa Putusan Komisi Banding PSSI, Persibo Bojonegoro Ajukan PK   |   19:00 . Dinas PMD Bojonegoro Sosialisasi Pemekaran Desa Napis   |   18:00 . Larangan Penjualan Minyak Curah, Begini Respon Masyarakat Bojonegoro   |   17:00 . Rapat Senat Terbuka Wisuda III/XXV, UNU Sunan Giri Hadirkan Ketua PBNU Bidang Pendidikan   |  
Wed, 08 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

#CeritaDesaKu

Cerita Sabung Ayam dan Desa Kenep

blokbojonegoro.com | Saturday, 17 July 2021 10:00

Cerita Sabung Ayam dan Desa Kenep

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Setiap Desa atau Daerah pasti memiliki sejarah sendiri, salah satunya yaitu Desa yang berada di Wilayah selatan Kecamatan Balen, Desa tersebut adalah Desa kenep, Desa yang memiliki penduduk 2694 jiwa ini mempunyai kisah sejarah yang unik.

Menurut Sekretaris Desa (Carik) Kenep, Muhammad Zaenal Arifin, dulu menurut cerita sesepuh Desa Kenep ini awalnya sebuah hutan belantara sebelum desa berdiri ada sebuah tempat yang sangat ramai, asri dan rindang.

"Di situlah didirikan warung makan yang sangat terkenal dan banyak orang-orang jauh yang singgah untuk mencicipi makanan warung tersebut, dan saking ramainya bermunculan ide bahwa di tempat itu dijadikan ajang perjudian yaitu pertarungan ayam atau sabung ayam (adu jago) yang pakai taruan berupa barang maupun uang," ujar Arif.

Waktu demi waktu, tempat itu semakin ramai hingga banyak pendatang untuk menyabung ayamnya hingga luar daerah, bahkan tak luput orang-orang kompeni (penjajah Belanda) pernah menyabung ayamnya juga.

Masih kata Carik Zaenal, saking ramainya hingga larut malam pertarungan kadang belum selesai dan banyak orang menginap dan betah (kerasan) tidak pulang bahkan bisa berbulan-bulan, para penyabung ayam rata-rata kaum lelaki dan ada juga kaum wanita.

Di sekitar tempat sabung ayam banyak orang berumah tangga dan memiliki anak-anak gadis yang berparas ayu nan cantik. Singkat cerita, lantatan banyak pendatang sabung ayam yang betah sehingga tak sedikit mereka yang tertarik (kesem-sem) dengan gadis warga sekitar, sehingga memutuskan untuk menikah.
"Dari situlah sebuah nama desa diambil yaitu 'Kenep' yang artinya betah atau kerasan untuk menginap," tutur Carik Zaenal mengutip dari teks sejarah Desa Kenep yang diberikan kepada blokBojonegoro.com.

Saat itu, banyak penjajah (kompeni) yang datang untuk menyabung ayamnya, disamping untuk sabung ayam mereka juga memiliki kegemaran main perempuan begitu tahu ada perempuan yang cantik langsung dicium dan bahkan dihamili.

"Melihat kelakuan penjajah seperti itu, suami sang wanita pun tak berani macam-macam, bahkan membiarkan istrinya dijamah kompeni," jelasnya.

Tapi ada yang aneh menurut cerita, ada satu tempat yang tidak pernah didatangi oleh kompeni pada zaman itu. Warga menyebut tempat tersebut dengan nama 'KUNCI' yang artinya apapun kalau sudah dikunci pasti aman.

Saking luasnya area Kunci ini, sehingga dipecah menjadi dua, dan namanya pun hampir sama artinya dengan kunci yaitu 'KEPOH' yang memiliki arti apabila sesuatu itu sudah dikunci pasti bapoh (kuat) dan kalau sudah bapoh pasti tidak akan ada gangguan.

Inilah yang melatarbelakangi adanya dua dusun di Desa Kenep, yaitu selain Dusun Kenep ada juga Dusun Kunci serta Dusun Kepoh. Menurut data jumlah penduduk Desa Kenep pada laman web desa, saat ini setidaknya ada 2.778 jiwa terdiri dari 1.405 laki-laki dan 1.373 perempuan. [riz/mu]

 

 

Tag : sejarah desa kenep, cerita desa di bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 06 December 2021 12:00

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi Gunung Semeru atau dikenal dengan Mahameru, yang ada di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, dilaporkan meletus pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more