15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |   13:00 . Atlet Taekwondo Bojonegoro Raih Satu Medali Perak   |   10:00 . Bebas PMK, 9.308 Ekor Sapi di Bojonegoro Siap kurban   |  
Wed, 29 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ketua PKK Jatim Arumi Tinjau Gebyar Vaksinasi Disabilitas di Puskesmas Kapas

blokbojonegoro.com | Thursday, 02 September 2021 10:00

Ketua PKK Jatim Arumi Tinjau Gebyar Vaksinasi Disabilitas di Puskesmas Kapas

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin meninjau gebyar vaksinasi bagi warga penyandang disabilitas di Puskesmas Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (2/9/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, dr. Ani Pudjinigrum menyampaikan, penyandang disabilitas merupakan sasaran prioritas untuk mendapatkan vaksinasi, bahkan untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro sendiri sasarannya cukup banyak untuk warga disabilitas.

Target di Kabupaten Bojonegoro 1.026.628 orang termasuk usia 12 tahun ke atas, dan bertahap sesuai kiriman vaksin dari Jawa Timur dengan cakupan per 1 September untuk dosis pertama ada 245 ribu.

Dan dosis kedua 122.606, serta dosis ketiga bagi tenaga kesehatan 3.031 orang. "Kami mohon untuk minta kiriman lagi secara bertahap, ini kami sesuaikan dengan jadwal yang telah disusun, karena disabilitas sasarannya cukup banyak," tegas dr. Ani Pudjiningrum.

"Sejak awal mereka sudah kami vaksin. Ini terlaksana berkat dukungan kerja lintas sektor yang ikut menggerakkan dan memotivasi untuk warga agar mau datang vaksin," ucap Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Ketua PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin mengatakan, kedatangannya di Puskesmas Kapas ini untuk memastikan bahwa vaksinasi bagi penyandang disabilitas berjalan dengan lancar, baik dosis pertama maupun kedua.

"Disabilitas menjadi perhatian dari kami, mengingat keterbatasan baik dari pendamping hingga lainnya, serta stigma juga menjadi kendala bagi kalangan disabilitas," ujar Arumi Bacshin yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak.

Dengan pencapaian yang cukup baik tentu menjadi bukti bahwa semua unsur dapat membasmi stigma-stigma yang berkembang, baik kader yang ada di desa dengan memberikan data faktual serta membantah terkait stigma. "Menjadi bukti pemerintah terhadap kaum disabilitas, dan memastikan ketersediaan vaksin, karena mereka justru harus mendapatkan perhatian dan prioritas lebih," imbuhnya.

Provinsi Jawa Timur sendiri tidak kurang 53 ribu dari 38 Kabupaten dan Kota yang sukses melakukan vaksinasi, bahkan kabar baiknya Kabupaten Bojonegoro sudah hampir 100 persen penduduknya sudah tervaksin.

"Harapan kami tentunya semua pihak dapat bekerjasama lebih untuk mencapai herd immunity di Provinsi Jawa Timur. Dan terus berkoordinasi dengan baik untuk merubah stigma negatif terhadap vaksinasi," pungkasnya. [liz/mu]

 

Tag : puskesmas , arumi bachsin, arumi, ibu pkk jatim, vaksinasi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat