20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pelaku Investasi dan Arisan Online Ditangkap

DPRD Dorong Pentingnya Edukasi dan Literasi Keuangan

blokbojonegoro.com | Friday, 08 April 2022 18:00

DPRD Dorong Pentingnya Edukasi dan Literasi Keuangan

 

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Meskipun Polres Bojonegoro sudah gerak cepat menangkap pelaku investasi dan arisan online, namun kasus tersebut harus menjadi pembelajaran bersama terutama masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga penting adanya edukasi dan literasi keuangan untuk mendidik masyarakat dalam keuangan.

Maraknya kasus investasi bodong maupun penipuan berkedok arisan, mendapat tanggapan ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi. Menurutnya, kasus seperti ini seringkali terjadi, bahkan korbannya pun tak sedikit. Mereka tergiur karena dijanjikan mendapat keuntungan berlimpah dalam waktu yang singkat. 

"Kita menyadari bahwa edukasi dan literasi keuangan masyarakat kita masih sangat kurang atau masih sangat rendah," terang Sally.

Politisi perempuan Partai Gerindra itu mengakui, adanya fenomena berkedok investasi tersebut menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bersama. Mengingat ketika digitalisasi keuangan semakin marak, namun tidak diimbangi edukasi dan literasi keuangan masyarakat. Maka akan terjadi banyaknya orang yang tidak bisa membedakan mana investasi yang legal dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan (OJK).

"Mana yang investasi ini ilegal dan bahkan sebenarnya adalah penipuan berkedok investasi. Oleh karena itu seharusnya menjadi isu atau konsen dari OJK dan BI tentunya melalui bank-bank mitra yang ada di Kabupaten Bojonegoro," jelasnya.

Ditambahkan, termasuk tanggungjawab pemerintah daerah menjadi konsen dengan memberikan edukasi maupun literasi keuangan sejak dini. Proses mendidik manajemen keuangan anak, bisa dilakukan dengan mengatur uang keluar masuk ketika anak-anak bahkan di dunia sekolah.

Begitu halnya ibu rumah tangga, lanjut Sally, mereka mengelola keuangan rumah tangganya. Bahkan para pelaku bisnis harus mulai melek terkait dengan literasi finansial atau literasi keuangan, agar kedepan tidak ada lagi korban-korban yang ditipu arisan atau investasi yang ilegal.

"Apabila mengetahui ada hal-hal yang mencurigakan atau sekiranya ini ada korban, tentunya bisa langsung melapor kepada pihak yang berwajib. Hal ini bisa menjadi pelajaran kita bersama bahwa tidak semua investasi itu merugikan. Investasi tentunya ada dengan berbagai level risiko dan berbagai level retern," imbuh anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dua periode itu.

Untuk itu ditandaskan Sally, pentingnya edukasi finansial yang harus dipahami oleh masyarakat, ketika mau menerapkan untuk mengelola keuangan dilembaganya harus lembaga yang legal. "Diawasi oleh OJK dan juga harus mengetahui terkait dengan resiko investasi yang kita pilih. itu yang harusnya digalakkan sejak dini," pungkas perempuan yang juga terpilih menjadi Ketua Askab PSSI Bojonegoro itu. [liz/lis]

 

Tag : Investasi, bodong, DPRD



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat