09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |   13:00 . Persibo Buka Seleksi Pemain, Eks Liga 2021 Apakah Masih Digunakan?   |   12:00 . Resmi Mendaftar, Gerindra Bojonegoro-Tuban Satukan Kekuatan Menangkan Prabowo   |   11:00 . Suarakan Tuntutannya, Federasi Serikat RTMM SPSI Akan Ikuti Long March Sejuta Buruh di Surabaya   |   10:00 . FGD VMTS, Prodi PAI Proyeksikan Buka Kelas International   |   09:00 . Terdakwa Percobaan Pemerkosaan Tetangga di Dander Divonis 2,6 Tahun Penjara   |   07:00 . Sangat Berharga bagi Penderita Depresi, Begini Cara Membantu Penyintas Gangguan Mental   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Malu Bekas Cupang Tak Cepat Hilang? Coba Pakai 3 Cara Ini!

blokbojonegoro.com | Monday, 25 July 2022 07:00

Malu Bekas Cupang Tak Cepat Hilang? Coba Pakai 3 Cara Ini!

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Saat foreplay, pasangan biasanya sudah menggigit atau mengisap bagian leher dan bagian intim lainnya untuk merangsang pasangannya. Aktivitas seksual ini bisa meninggalkan bekas merah yang disebut cupang.

Cupang bisa terjadi ketika pembuluh darah kecil pecah dan mengeluarkan darah di bawah permukaan kulit. Cheri Frey, MD, dokter kulit bersertifikat di Washington, mengatakan cupang bisa terlihat merah, coklat atau kebiruan.

Sebagian besar memar akibat cupang akan menghilang setelah 3 hari sampai 2 minggu. Cupang mungkin akan lebih cepat hilang bila ada di sisi kulit yang lebih dangkal.

Meski begitu dilansir dari Mens Health, beberapa orang mungkin merasa malu bila cupang tak kunjung hilang. Apalagi, cupang yang berasa di area terbuka dan mudah terlihat orang lain, seperti leher.

Jika Anda ingin menghilangkan cupang, beberapa perawatan dapat membantu penyembuhan. Tapi, ini bukan berarti membantu cupang hilang dalam semalam.

Corey L Hartman, dokter kulit bersertifikat, direktur medis Dermatologi Kesehatan Kulit di Birmingham, mengatakan Anda bisa menggunakan pengobatan rumahan untuk menghilangkan cupang, seperti:

1. Kompres es batu

Anda bisa mengompres area cupang menggunakan es batu. Kompres es batu bisa membantu meredakan peradangan dengan cara menyempitkan pembuluh darah.

2. Kompres sendok dingin

Anda juga bisa mengompres area cupang dengan sendok dingin, yang bisa meredakan peradangan awal. Anda bisa memasukkan sendok ke dalam freezer selama 10 menit dan tempelkan sisi sendok yang cembung untuk ditempelkan pada kulit.

3. Kompres hangat

Anda bisa mengompres cupang dengan kain hangat untuk membantu meningkatkan sirkulasi dan membersihkan darah yang terperangkap.

Kompres hangat dapat membantu tubuh menyembuhkan dirinya sendiri. Anda bisa panaskan air dalam mangkuk di microwave sampai hangat.

Kemudian, celupkan kain lap dan oleskan pada cupang Anda sampai kain mendingin. Anda dapat mencoba ini dua hingga empat kali sehari sampai cupang sembuh.

Tapi, Anda bisa menggunakan baju turtleneck, menutupnya dengan concealer atau menempelkan band-aid pada cupang bila tidak bisa hilang dalam semalam.

*Sumber: suara.com


Anda juga bisa baca blokBojonegoro di Google News

Tag : pendidikan, kesehatan, Bekas Cupang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat