23:00 . Inilah Jejak Karier DR. Didik Farkhan Alisyahdi, Kajati Banten   |   22:00 . Didik Farkhan, Putera Terbaik Bojonegoro Jabat Kajati Banten   |   20:00 . IHC RSPP Jadi Bagian Mayo Clinic Care Network   |   16:00 . Limbah Sampah di TPA Diolah Jadi Bensin dan Solar   |   14:00 . Selama Tahun 2022, PETI Dominasi Kasus Hukum Sektor Pertambangan Minerba   |   13:00 . Diberangkatkan Bupati, STIKES Rajekwesi Mulai KKN Tematik Desa Tangguh   |   07:00 . 7 Cara Bersyukur Setiap Hari, Hidup Akan Lebih Bahagia   |   23:00 . Libatkan Puluhan Pekerja Kreatif dan Ratusan Ekstras asli Bojonegoro   |   22:00 . Tangis Haru Mbah Painem Asal Gondang Bisa Masuk Film Internasional   |   20:00 . Tayang Perdana di Bojonegoro, Film Autobiography Disambut Warga   |   19:00 . Jalan Utara Pasar Kota Bojonegoro Jadi Dua Arah, Dishub : Murni Program Pemkab   |   18:00 . Benarkah Pedagang Pasar Wisata Akan Ditarik Iuran Rp200 Ribu?   |   16:00 . Angka Partisipasi Daftar PPS Tinggi, KPU Provinsi Jatim Beri Apresiasi   |   15:00 . Healing Budget Minimalis, Nikmati Kopi Senja di Flyover Gayam   |   14:00 . Kiai Afifuddin Muhajir: Piagam PBB dalam Bingkai Syariat; Serial Halaqah Fikih Peradaban Lirboyo   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mengenal Sosok Wintari Penggerak Wayang Thengul

blokbojonegoro.com | Wednesday, 03 August 2022 16:00

Mengenal Sosok Wintari Penggerak Wayang Thengul

 

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Wayang Thengul merupakan sejenis kesenian wayang yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Wayang Thengul hampir mirip dengan Wayang Golek, namun perbedaan yang jelas terlihat dari cerita yang diangkat dan juga karakter tokoh yang ditampilkan.

Jika pada Wayang Golek lebih banyak yang mengangkat cerita dari Wayang Purwa. Seperti Mahabharata dan Ramayana, justru Wayang Thengul banyak mengangkat cerita rakyat seperti kerajaan Majapahit. Cerita panji serta cerita para wali, selain itu juga ada yang menceritakan Serat Damarwulan.

Kini, Dalang Wayang Thengul di Bojonegoro hanya tersisa sekitar 12 seniman. Salah satunya Wintari, penggagas Kampoeng Thengul di Desa Sumberrejo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Wintari, kesenian Wayang Thengul perlu dilestarikan karena seiring berkembangnya zaman, Wayang Thengul tentu akan ditinggal jika tak dijaga keberadaannya. Tepatnya di Dusun Kedung Krambil Kampoeng Thengul mulai digagas.

Wintari melihat perajin dan dalang Wayang Thengul di Bojonegoro mulai berkurang. Apalagi generasi muda sudah jarang menekuni, bahkan tidak bisa menguasai teknik membuat wayang khas Bojonegoro ini.

"Dari sekitar 12 dalang di Bojonegoro hanya 2 orang yang hanya menguasai teknik membuat Wayang Thengul,” ungkap Wintari.

Dari sini Wintari mulai berpikir, salah satunya bagaimana melestarikan warisan budaya tak benda ini agar terus dikenal masyarakat. Terutama para generasi muda, kemudian tercetuslah sebuah ide Kampoeng Thengul.

Ide Kampoeng Thengul karena di dusunnya, ada salah satu dalang sekaligus perajin Wayang Thengul. Yaitu Mbah Sumarno, ide ini muncul setelah Mbah Sumarno bercerita hanya ada sekitar 12 dalang di Bojonegoro. Dan tersisa 2 orang yang menguasai teknik membuat wayang.

"Mbah Sumarno membuat wayang hanya untuk pementasan saja. Dari sini ide membuat Wayang Thengul versi souvernir seperti kaus, cinderamata hingga Thengul bentuknya mirip Ibu Khofifah Indar Parawansa mulai dikembangkan. Hingga Thengul kostum bentuknya mirip Bu Khofifah dari baju, wajah bisa dimodifikasi dan dibuat. Karena Wayang Thengul tiga dimensi sehingga mudah dibuat,” papar Wintari.

Selain itu, di Kampoeng Thengul juga terdapat sanggar tari, kuliner dorambil atau dorayaki krambil yang terbuat dari toping kelapa hingga tempat edukasi belajar. Dengan cara kreatif ini Wayang Thengul bisa terjaga dan tetap lestari serta terus dikenal masyarakat.

"Di sini juga ada banyak versi Wayang Thengul mulai kecil, medium hingga besar. Meski belum punya sanggar secara permanen di Kampoeng Thengul setiap hari ada latihan tari Thengul hingga karawitan. Alatnya pun masih pinjam dari luar desa yakni tim pementasan Mbah Sumarno," ucapnya.

Latihan rutin juga kerap dilakukan karena untuk menjaga kesenian khas Bojonegoro ini. Rencananya juga akan mengadakan pagelaran mini dengan durasi penampilan hanya setengah jam.

"Mimpi ke depan Kampoeng Thengul bisa menjadi milik bersama. Juga bermanfaat untuk semua masyarakat dan Wayang Thengul semakin dikenal," harap Wintari. [liz/lis]

 

 

Tag : Profil, wayang, thengul



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more