18:00 . Akui Peluang Tipis, Edi Sampurno Pilih Tetap Jadi Kades Campurejo   |   17:00 . Resmi, AHY Berikan Rekomendasi Partai Demokat ke Wahono-Nurul   |   16:00 . Gerindra Klaim Sejumlah Parpol Turut Usung Wahono-Nurul   |   14:00 . PPM Al Fatimah Bojonegoro Sambut Baik JICA Volunteer dari Jepang melalui Program RMS   |   13:00 . Mahasiswi PAI Unugiri Jadi Duta Putri Cendekiawan Indonesia Jawa Timur   |   12:00 . Rekom DPP Gerindra Turun ke Setyo Wahono-Nurul Azizah   |   11:00 . PPP Bojonegoro Segera Beri Rekomendasi ke Wahono-Nurul   |   10:00 . Pj Gubernur Jatim Salurkan BLT Bagi Hasil Cukai Tembakau ke 393 Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro   |   09:00 . Pj Adriyanto Tekankan Pentingnya APBD Adaptif   |   08:00 . Live 8 Negara Ramaikan Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   07:00 . Kisah Pemilik Usaha Nasi Pecel Pincuk Daun Jati, Usahanya Moncer Berkat KUR BRI   |   06:00 . Remaja di Bojonegoro Meninggal Tersengat Listrik saat Bersihkan Ranting Pohon   |   17:00 . Setyo Wahono Disebut Angin Segar bagi Dunia Usaha dan Investasi Bojonegoro   |   15:00 . Demokrat Bojonegoro Bakal Berikan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   14:00 . Wahono-Nurul Diisukan Berpasangan, Pengamat Politik: Peluang Besar untuk Menang   |  
Sat, 20 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!

blokbojonegoro.com | Friday, 02 December 2022 07:00

Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Potensi anak bisa tidak maksimal salah satunya adalah karena kesalahan orangtua. Simak penjelasan psikolog untuk menghindarinya yuk!

Pada beberapa orangtua, kerap kali memiliki keinginan untuk mengarahkan anaknya menjadi sosok yang diinginkannya. Biasanya, orangtua akan mengarahkan anaknya untuk menempuh pendidikan agar bisa memiliki profesi sesuai dengan keinginannya.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri jika terkadang apa yang diinginkan orangtua tidak sejalan dengan keinginan anak. Bahkan, beberapa orangtua kerap memaksa anak untuk melakukan hal yang diinginkannya. Padahal, anak itu sendiri tidak menyukainya.

Menanggapi hal tersebut Psikolog Erika Kamaria Yamin, M. Psi., Psikolog, CHt mengatakan, keinginan orangtua itu dapat berpengaruh pada kehidupan anak. Padahal seharusnya orangtua membiarkan bebas anak untuk mengeksplor keinginan dan hal yang diminatinya.

Erika juga menjelaskan, terdapat beberapa batasan yang kerap kali dilupakan orangtua. Padahal, itu akan sangat memengaruhi kehidupan sang anak dalam menggali potensinya. Beberapa batasan tersebut, di antaranya sebagai berikut.

1. Terlalu terburu-buru dalam menentukan bakat dan minat anak

Sikap terburu-buru juga menjadi hal yang menghalangi anak dalam menggali potensi dalam dirinya. Berdasarkan penjelasan Erika, terkadang orangtua zaman sekarang terlalu cepat menentukan potensi anak. Padahal, usia anak tersebut masih terbilang sangat muda.

Selain itu, saat anak dewasa juga dirinya akan mendapat berbagai pengalaman baru. Oleh sebab itu, menentukan potensi dan minat anak terlalu cepat justru tindakan yang salah.

“Pertama sih jangan terlalu terburu-buru, karena orangtua zaman sekarang pengen anaknya sukses juga. Cuma kadang-kadang tuh setahun kayak udah tahu anaknya mau ke mana. Padahal yang paling penting untuk anak usia dini itu tadi itu pondasinya itu dulu, stimulasinya dulu gitu,” ucap Erika saat diwawancarai dalam acara Kiddofest 2022 Opening Press Conference, Kamis (10/11/2022).

Hal lain yang juga menjadi kendala anak menggali potensi yaitu orangtua sering berpikir karena keturunan. Dikatakan, beberapa orangtua berpikir kalau potensi itu karena genetik. Padahal, menurut Erika, potensi anak itu bisa saja berbeda dengan kemampuan orang tuanya.

“Banyak orangtua yang berpikir kalau potensi itu genetik, “Ah papa tuh suka musik pasti kamu juga bisa”, padahal belum tentu gitu. Orang tua itu kan harusnya tadi pola asuhnya membentuk anak akan suka sesuatu atau enggak,” jelas Erika.

Orang tua juga kerap kali mengeluh dengan pekerjaan yang dilakukannya. Di sisi lain, ia menginginkan sang anak menjalani profesi yang sama. Hal ini yang membuat anak menjadi bingung. Pasalnya, ia melihat jika orangtua kerap mengeluh dan akan membuatnya berpikir jika pekerjaan tersebut tidak menyenangkan.

“Misalnya kayak nih orangtua pulang kerja gitu kan capek di rumah abis itu dia ngeluh gitu, nah anak di pikirannya kayak kerjaan si papa nih enggak seru gitu karena tiap kali pulang ke rumah aku dimarahi terus gitu. Jadi orangtua itu harusnya membentuk persepsi anak atas bidang potensi itu, bisa bikin anak suka bisa bukan bikin anak ilfeel,” sambung Erika.

3. Orang tua harus tahu anak punya keinginan sendiri

Hal lain yang perlu orangtua pahami adalah, mengetahui jika anak memiliki keinginannya sendiri. Menurut Erika, orangtua harus bisa membiarkan anak untuk mengeksplor keinginannya. Karena tidak semua anak menyukai hal yang diinginkan orang tuanya.

“Apunya keinginannya sendiri. Jadi kadang-kadang orangtua punya ekspektasi kayak misalnya harus bisa jadi dokter, atau anak aku bisa main musik. Padahal belum tentu anaknya mau itu gitu. Kayak belum tentu semua orang suka makan duren gitu” ujar Erika.

Oleh sebab itu, menurut Erika orangtua harus bisa membangun komunikasi yang baik. Jangan sampai orangtua memaksa keinginannya dan berdampak buruk bagi anak. Orang tua juga harus memahami, anak memiliki kontrol untuk menjalani hidupnya sendiri.

“Jadi komunikasi luarnya itu yang harus terjalin dengan baik. Jadi jangan ‘mama tuh udah tau yang terbaik untuk kamu’ enggak gitu. Anak juga punya perasaan juga pikiran dan berhak mengutarakan pendapat mereka sendiri, karena ini hidup mereka, mereka yang menjalani dan menentukan gitu,” pungkasnya.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak, potensi anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat