18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |   20:00 . KPA: 2030 Indonesia Target Akhiri AIDS Sesuai Visi SDG's   |   19:00 . Inilah Istimewanya Bendungan Gongseng   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Fokus Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Bojonegoro Targetkan Serapan Anggaran Capai 90 Persen

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 September 2021 20:00

Fokus Pembangunan Infrastruktur, Pemkab Bojonegoro Targetkan Serapan Anggaran Capai 90 Persen

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah mentargetkan serapan anggaran hingga pertengahan Desember tahun 2021 nantinya mencapai 90 persen lebih.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Luluk Alifah, menegaskan untuk saat ini serapan anggaran masih mencapai 32,41 persen atau sebesar Rp 2 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 sebesar Rp 6,2 triliun. "Baru 32,41 persen, karena sebagian besar anggaran kita dipergunakan untuk pembangunan fisik atau infrastruktur. Hingga kini masih berjalan," tegas Luluk Alifah.

Lanjut, BPKAD sendiri juga telah menyampaikan pada kegiatan rapat koordinasi (Rakor) penyerapan anggaran di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Bahwasanya kondisi riil di lapangan, jika penyerapan banyak dilakukan pada bulan Oktober setelah kegiatan fisik selesai. "Kegiatan fisik sekarang ini masih sangat minim, yaitu mencapai 15 persen. OPD teknis juga sudah maksimal dalam pelaksanaan di lapangan," ucapnya.

Setelah semua kegiatan fisik selesai dilakukan, nantinya baru bisa dilakukan pengajuan dan proses pembayaran. Perlu diketahui, terdapat tiga OPD yang serapan anggarannya besar diantaranya Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya serta Dinas Kesehatan.

"Sebelum akhir tahun, Pemkab Bojonegoro masih bisa mengejar ketertinggalan ini. Karena memang sebagian besar anggaran untuk fisik dan tidak dipaksakan," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : pembangunan, infrastruktur, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more