20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan

blokbojonegoro.com | Sunday, 28 November 2021 07:00

Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan Ilustrasi butterfly hug. (www.merdeka.com)

 

Reporter: --

blokbojonegoro.com - Cemas merupakan salah satu emosi atau perasaan yang wajar terjadi pada setiap orang. Biasanya rasa cemas ini muncul ketika seseorang memikirkan masa depan yang belum terjadi. Bukan hanya itu, rasa cemas juga dapat terjadi saat seseorang akan menghadapi suatu hal namun merasa tidak memiliki kemampuan cukup untuk melakukannya.

Kondisi ini memang umum terjadi dan bukan menjadi masalah ketika seseorang dapat mengatasinya dengan baik. Namun tidak jarang pula, kecemasan ini datang secara terus menerus dan membuat seseorang sulit untuk menyingkirkan pikiran dan perasaan buruk yang sedang dirasakan. Meskipun begitu, bukan berarti kecemasan tidak dapat diatasi dan diminimalisir.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah dengan butterfly hug. Butterfly hug merupakan teknik terapi terapeutik yang dapat membantu menenangkan diri. Bukan hanya itu, terdapat beberapa manfaat butterfly hug lainnya yang tidak kalah penting untuk kesehatan mental. Mulai dari meredakan stres hingga trauma.

Terapi ini dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama saat mengalami kondisi stres, cemas, pikiran berlebihan, dan berbagai perasaan tidak nyaman lainnya. Jika dilakukan dengan rutin, terapi ini dapat membantu Anda menjaga kesehatan mental dengan baik.

Dilansir dari Wild Tree Wellness, berikut kami manfaat butterfly hug bagi kesehatan mental dan cara melakukannya, perlu disimak.

Sebelum mengetahui manfaat butterfly hug bagi kesehatan mental, perlu dipahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan butterfly hug. Butterfly hug merupakan terapi yang dikembangkan oleh praktisi Lucina Artigas dan Ignacio Jarero.

Terapi ini awalnya ditujukan untuk penyintas bencana alam badai Pauline di Meksiko pada tahun 1998 yang mengalami kondisi trauma. Setelah dipraktikkan, metode ini efektif membantu penyintas untuk menenangkan diri pasca kejadian bencana yang dialami.

Selain itu, terapi ini juga terbukti meredakan kecemasan dan perasaan tidak nyaman lainnya yang dialami oleh penyintas. Kini metode ini mulai populer dan banyak dipraktikkan secara umum untuk membantu mengurangi kecemasan dan membuat pikiran serta tubuh menjadi lebih tenang.

Setelah mengetahui pengertian umum, terdapat beberapa manfaat butterfly hug bagi kesehatan mental yang perlu Anda ketahui. Seperti disebutkan sebelumnya, manfaat butterfly hug dinilai efektif untuk membantu meredakan kecemasan dan menenangkan diri sejenak dari masalah yang sedang dihadapi.

Orang yang mengalami kecemasan biasanya ditandai dengan beberapa gejala. Mulai dari jantung berdebar kencang, pikiran terus berpacu, memikirkan hal secara berlebihan, pikiran obsesif, pikiran yang stagnan atau berhenti, hingga disonansi kognitif. Dalam hal ini, terapi butterfly hug dapat membantu Anda mengurangi gejala dan membuat pikiran dan suasana hati menjadi lebih baik.

Meskipun teknik ini dibuat untuk penderita trauma, namun teknik ini dapat dilakukan kapan saja, termasuk ketika sedang mengalami kondisi stres atau tertekan. Orang yang sering mengalami kecemasan dan serangan panik juga dianjurkan melakukan terapi ini untuk membuat pikiran dan tubuh lebih tenang.

Secara umum, metode ini seharusnya dilakukan dengan melibatkan dua orang, yaitu dengan terapis atau profesional. Namun, butterfly hug juga bisa dilakukan secara mandiri dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat menurut ahli.

Dengan mempraktikkan terapi butterfly hug secara rutin setiap merasa tertekan, dapat membantu Anda mengelola kondisi stres yang sedang dialami. Terapi ini juga mencegah stres dan kecemasan semakin berkembang yang dapat berdampak buruk pada kesehatan secara keseluruhan. [lis]

Sumber: merdeka.com

 

 

 

Tag : Kesehatan, mental, stress



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat