19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |   18:00 . RSUD Sumberrejo Top Finalis Kovablik Jatim 2022   |   15:00 . Pertamina EP Sukowati Field Bangun Sinergi Forkopimda Bojonegoro Melalui Kegiatan Menembak   |   13:00 . Polisi dan Suporter Bojonegoro Gelar Salat Ghoib dan Doa Bersama   |   22:00 . Ratusan Supporter di Bojonegoro Gelar Doa Bersama Atas Tragedi Kanjuruhan   |   21:00 . Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Supporter di Bojonegoro Doa Bersama   |   18:00 . Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel   |   17:00 . 2.195 PJU Bakal Dipasang Tahun Ini   |   16:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa JTB   |   15:00 . Bupati Anna Lantik 37 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bojonegoro   |   14:00 . Polres Bojonegoro Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2022   |   13:00 . Hingga Kini, Polisi Belum Temukan Titik Terang   |   11:00 . Salut dengan PDKB, Ketua Asosiasi Kartini Mandiri Akan Gandeng untuk Bidang Usaha   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Berangkatkan Kirab Pataka "Jer Basuki Mawa Beya" Menuju Tuban   |   08:00 . Tragedi Kanjuruhan, GPK Minta Reformasi Total Penyelenggaraan Sepakbola Indonesia   |  
Wed, 05 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

YKP Gelar Diskusi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

blokbojonegoro.com | Thursday, 25 November 2021 18:30

YKP Gelar Diskusi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pelaksanaan Diskusi Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (Foto: Istimewa)

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Yayasan Kesehatan Perempuan (YKP) merupakan sebuah organisasi masyarakat yang terfokus pada isu hak dan kesehatan reproduksi yang belum terpenuhi. Seperti angka kematian ibu dan anak (AKI), di mana penyumbang terbesar ialah kehamilan di usia 15 hingga 19 tahun. Hal itu menunjukkan angka perkawinan yang tinggi.

Peduli akan hal tersebut, YKP mengandeng Dinas P3AKB Bojonegoro pada diskusi penutupan program menciptakan ruang aksi pencegahan kekerasan terhadap perempuan, anak perempuan dan perkawinan anak.

Kegiatan diskusi ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah melalui virtual zoom meeting serta sebanyak 42 peserta perwakilan dari OPD, Organisasi Masyarakat, Aktivis Mahasiswa hingga Media. Kamis (25/11/2021).

Direktur YKP, Nanda Dwita Sari, dalam sambutannya menyampaikan pada beberapa kasus kekerasan yang marak terjadi di Indonesia. Khususnya bagi kaum wanita maupun anak, tentu saja kita masih membutuhkan langkah dan cara strategi untuk menghapus.

"Diantaranya kerjasama kolektif semua pihak/masyarakat, adaptasi bahan lebih baik, hingga perubahan sekecil apapun dapat memberikan berarti. Serta diperlukan komitmen agar terus mendapatkan perhatian dan menjadi modal keberhasilan," papar Nanda Dwita Sari.

Sementara itu, Country Director OXFAM Indonesia, Maria Lauranty, menyampaikan bahwa Indonesia bagian dari komunitas Global memiliki komitmen. 9 tahun mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, menghapus praktek membahayakan perkawinan paksa pada anak serta sunat bagi anak perempuan.

"Ini merupakan komitmen bersama dalam menghapus, sehingga apa yang kita lakukan hari ini tidak terhenti. Dengan harapan tidak ada anak yang menikah di usia dini serta memberikan kontribusi perubahan batas usia minimal dan ini merupakan capaian bersama," imbuhnya.

Perlu kita ketahui bersama, selama Pandemi Covid-19 banyak data yang menyebutkan bahwa kekerasan terhadap perempuan meningkat. "Ini merupakan modal awal memperjuangkan keadilan bagi perempuan/anak perempuan di Indonesia," ucapnya.

Terpisah melalui virtual zoom meeting, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, mengungkapkan diskusi ini merupakan langkah pencegahan kekerasan bagi anak dan perempuan. Maka bagaimana caranya kaum perempuan mendapatkan ilmu pengetahuan yang sesuai. "Sehingga dia bisa memperjuangkan hak-haknya. Baik itu kesempatan, advokasi diri bahwa perempuan memiliki hak yang sama dengan kaum laki-laki," sambung Bupati Anna.

Harapan kami kedepan mampu memberikan rekomendasi yang baik, tepat digunakan Pemkab Bojonegoro di dalam membuat kebijakan peran perempuan di bidang sektor kesehatan anak, sektor penanggulangan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sehingga bisa dilakukan untuk langkah kebijakan selanjutnya.

"Tahun berikutnya melalui Musrenbang nanti Pemkab Bojonegoro segera menyusun Musrenbang yang melibatkan para kaum perempuan. Sehingga bisa menjadi rumusan kebijakan yang berpihak pada kaum perempuan," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : kdrt, perwakinan, anak, p3akb, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat