19:00 . Diduga Terpeleset di Sungai, Bocah asal Sumberrejo Meninggal Dunia   |   18:00 . RSUD Sumberrejo Top Finalis Kovablik Jatim 2022   |   15:00 . Pertamina EP Sukowati Field Bangun Sinergi Forkopimda Bojonegoro Melalui Kegiatan Menembak   |   13:00 . Polisi dan Suporter Bojonegoro Gelar Salat Ghoib dan Doa Bersama   |   22:00 . Ratusan Supporter di Bojonegoro Gelar Doa Bersama Atas Tragedi Kanjuruhan   |   21:00 . Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Supporter di Bojonegoro Doa Bersama   |   18:00 . Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel   |   17:00 . 2.195 PJU Bakal Dipasang Tahun Ini   |   16:00 . PEPC Sosialisasikan Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa JTB   |   15:00 . Bupati Anna Lantik 37 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bojonegoro   |   14:00 . Polres Bojonegoro Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2022   |   13:00 . Hingga Kini, Polisi Belum Temukan Titik Terang   |   11:00 . Salut dengan PDKB, Ketua Asosiasi Kartini Mandiri Akan Gandeng untuk Bidang Usaha   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Berangkatkan Kirab Pataka "Jer Basuki Mawa Beya" Menuju Tuban   |   08:00 . Tragedi Kanjuruhan, GPK Minta Reformasi Total Penyelenggaraan Sepakbola Indonesia   |  
Wed, 05 October 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dampak Psikis Anak Setelah Dimarahi Orangtua, Ini Kata Psikolog

blokbojonegoro.com | Thursday, 25 November 2021 07:00

Dampak Psikis Anak Setelah Dimarahi Orangtua, Ini Kata Psikolog Ilustrasi orangtua marahi anak [Shutterstock]

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Rasanya, setiap orangtua pasti pernah memarahi anaknya. Tapi, tentu masing-masing orangtua punya kadar dan cara yang berbeda ketika marah pada anaknya. Nah, yang tak disadari, ada dampak psikis yang terjadi pada anak setelah dimarahi orangtua.

Psikolog daro RSIA Bina Medika Bintaro, Tanti Diniyanti, S. Psi, menyebut bahwa umumnya para ibu akan merasakan penyesalan dan rasa bersalah begitu memarahi anak. Terlebih jika anak menangis. Anak menangis adalah tanda anak merasa tidak nyaman secara psikologis dan juga merasa takut.

Tanti mengatakan bahwa sepatutnya memarahi anak sebaiknya dihindari, karena anak yang menjadi korban akan mengalami trauma berkepanjangan hingga dewasa nanti.

“Ibaratnya membuat luka hati anak, kemudian itu menjadi pola semakin mendalam dan itu bisa menjadi potensi yang berbahaya di masa yang akan datang,” ujar Tanti ketika memberi keterangan melalui Instagram live Orami Parenting beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, anak itu punya bagian memori mendalam sejak berusia 2 tahunan. Dan pada anak usia 3 tahun, ada tema tertentu yang diulang, karena itu anak akan selalu mengingatnya hingga dewasa nanti.

Dampak panjangnya, anak akan selalu meniru perilaku orangtua. Dan, semakin sering orangtua memarahi, besar kemungkinan anak akan mengikuti perilaku yang dilakukan oleh orangtua terhadapnya.

Lebih lanjut, kata Tanti, kebiasaan memarahi anak akan memperburuk hubungan keluarga, karena anak yang dimarahi akan timbul rasa kesal, bahkan seringkali memberontak terhadap orangtua. Anak juga akan mudah menangis, karena ia merasa kurang mendapatkan rasa aman dan nyaman yang seharusnya ia dapat dalam keluarga. Hal ini bisam embuat anak tidak akan mudah percaya dengan orangtua lagi.

“Nah, ini terburuknya mengalami depresi. Karena apa yang dilakukan orangtua akan mempengaruhi psikisnya. Anak akan memiliki sifat menjadi pendiam, pemurung, dan kurang ekspresif. Bahkan, beberapa kasus menunjukan anak akan mengalami gangguan tidur dan makan,” jelasnya.

Dia pun menyarankan, untuk orangtua sebaiknya hindari emosi, lakukan leveling atau menyamakan suara dengan anak, dan menyatukan hati, pikiran, dan orangtua perlu mengajukan pertanyaan yang tidak mengintervensi.

“Mengajari anak mengeluarkan pendapatnya itu lebih baik, daripada kita terbawa emosi. Dan selalu lakukan diskusi bersama dan diakhiri selalu dengan memberikan pelukan untuk anak,” tuturnya.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, anak, psikologi anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 03 October 2022 18:00

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel

    Santri Al Manshur Bulu Dilatih Menulis Artikel Guna menyiapkan santri terampil menulis, Pondok Pesantren (PonPes) Al-Manshur yang beralamat di Jalan Masjid Nomor 1, Dukuh Bangle Rt. 01 Rw 11, Desa Bulu, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengadakan pelatihan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat