18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi

blokbojonegoro.com | Thursday, 02 December 2021 07:00

Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi

Reporter: -

blokBojonegoro.com - ASI selalu disebut-sebut sebagai pilihan paling sehat untuk bayi. Memang, ASI mengandung jumlah nutrisi yang tepat untuk di kecil, belum lagi antibodi yang mencegah bayi dari sakit.

Namun, ASI juga bisa kukurangan nutrisi, lho! Cara untuk mengetahuinya adalah dengan melihat kesehatan sang ibu dengan bayinya.

Menurut Baby Gaga, berikut 5 tanda bahwa nutrisi dalam ASI sang ibu kurang:

1. Berat badan bayi tidak bertambah

Berat badan bayi tidak bertambah bisa disebababkan oleh kurangnya nutrisi pada ASI. Terkadang kondisi ini juga bisa akibat dari faktor lain, seperti penyakit maupun kondisi lainnya.

Namun, sangat penting untuk memberi tahu dokter tentang hal ini. Biasanya, dokter akan memeriksa kandungan ASI setelah menganalisis faktor lainnya.

2. Menurunnya berat badan bayi

Ketika si kecil tidak mendapat nutrisi yang cukup, tubuhnya akan menggunakan lemak sebagai sumber energi. Pembakaran lemak ini akan mengakibatkan penurunan berat badan, sesuatu yang bisa menjadi tidak sehat karena lemak membuat bayi tetap hangat.

Tetapi, penting untuk membedakan penurunan berat badan terkait malnutrisi dengan penurunan berat badan normal.

3. Bayi mudah sakit

Ketika bayi tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari ASI, ia mungkin akan lebih sering sakit. Karena itu, si kecil yang lemah dan sakit-sakitan mungkin perlu ke dokter, terutama jika penyakitnya disertai dengan penurunan berat badan.

Tapi biasanya kondisi ini juga disertai oleh faktor lain. Hanya saja peluang untuk mudah sakit meningkat ketika nutrisinya tidak terpenuhi.

Secara khusus, ketika tidak ada cukup protein dalam ASI, tubuh gagal memproduksi imunoglobulin dan hormon penting lainnya yang mengatur respons imun dan melawan infeksi.

4. Keterlambatan perkembangan

Nutrisi adalah 'senjata' yang digunakan tubuh bayi untuk perkembangan tubuh dan otaknya. Kegagalan mendapatkan nutrisi tertentu secara fisik dapat mencegah si kecil membangun otot atau tonus otak untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

Di sisi lain, penyakit tertentu juga dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan.

5. Kadar urine rendah

Salah satu tanda awal ASI kekurangan nutrisi adalah produksi urine yang rendah, terutama ketika tidak ada cukup cairan dalam ASI. Ini umumnya terjadi ketika sang ibu dehidrasi.

Mungkin sulit untuk memperhatikannya karena popok cenderung menyerap cairan dan tidak selalu jelas berapa banyak cairan yang ada di dalamnya.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat