22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   19:00 . Opening Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   18:00 . Akui Peluang Tipis, Edi Sampurno Pilih Tetap Jadi Kades Campurejo   |   17:00 . Resmi, AHY Berikan Rekomendasi Partai Demokat ke Wahono-Nurul   |   16:00 . Gerindra Klaim Sejumlah Parpol Turut Usung Wahono-Nurul   |   14:00 . PPM Al Fatimah Bojonegoro Sambut Baik JICA Volunteer dari Jepang melalui Program RMS   |   13:00 . Mahasiswi PAI Unugiri Jadi Duta Putri Cendekiawan Indonesia Jawa Timur   |   12:00 . Rekom DPP Gerindra Turun ke Setyo Wahono-Nurul Azizah   |   11:00 . PPP Bojonegoro Segera Beri Rekomendasi ke Wahono-Nurul   |   10:00 . Pj Gubernur Jatim Salurkan BLT Bagi Hasil Cukai Tembakau ke 393 Buruh Pabrik Rokok di Bojonegoro   |   09:00 . Pj Adriyanto Tekankan Pentingnya APBD Adaptif   |  
Mon, 22 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya

blokbojonegoro.com | Saturday, 04 December 2021 07:00

Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tantrum atau kemarahan umumnya terjadi ketika anak belum bisa menemukan kosakata yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya. Kondisi ini sering terjadi pada anak di usia 1-4 tahun, saat anak masih belajar untuk berkomunikasi dengan benar.

Meski anak dikatakan wajar mengalami fase tantrum, ada beberapa penyebab anak mengalami tantrum dengan cara berbeda. Antara lain:

- Temperamen anak.
- Harapan keluarga.
- Jenis kelamin anak.
- Latar belakang budaya.
- Usia dan tahap perkembangan anak.
- Komunikasi keluarga.
- Keadaan fisik, emosional, serta faktor-faktor sosial.

Ketika anak mengalami kemarahan atau tantrum, orangtua sebaiknya perlu mengenali gejala yang muncul pada anak. Dan jangan hanya fokus pada satu penyebab. Jika ada waktu luang, orangtua bisa membuat daftar faktor terjadinya tantrum serta mengidentifikasi tanda-tandanya.

Mengutip dari buku Happy Parenting: Without Spanking Or Yelling (2017) yang ditulis  oleh Novita Tandry, kemarahan yang terjadi pada anak bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan ketika anak tumbuh dan berkembang.

Bahkan, anak yang mengalami tantrum lebih mudah dikenali dari tanda-tanya yang jelas, antara lain:

- Susah makan, susah tidur, dan susah diarahkan untuk buang air di toilet.
- Emosi yang sangat kuat, biasanya mudah marah dan menangis ketimbang bahagia.
- Mudah terganggu oleh perubahan, lalu lambat beradaptasi dan sulit ditenangkan.

Ketika anak mengalami tantrum, sebagai orangtua penting untuk mencari solusinya. Berikut tiga cara untuk menangani tantrum anak yang bisa Anda lakukan di rumah.

Hindari situasi negatif

Untuk mengatasi tantrum pada anak, yang pertama perlu hindari dari situasi yang negatif. Dengan menghindari situasi negatif, ini akan membantu anak Anda untuk terbiasa berada di lingkungan yang positif. Lambat laun, anak akan menyadari bahwa pertengkaran dan kemarahan tidak ada gunanya dalam situasi yang positif.

Perhatikan aspek baik di diri anak

Sebagai orangtua, Anda perlu melihat aspek terbaik dari diri sang anak, khususnya jika sedang mengendalikan kemarahannya dengan baik. Ketika anak mampu mengatasi amarahnya, jangan sungkan-sungkan berikan pujian.

Beri waktu berkualitas

Sebagai orangtua, perlu berikan waktu berkualitas bareng anak Anda. Agar terhindar dari tantrum, Anda bisa lakukan aktivitas seperti membersihkan rumah atau memasak bersama. Dengan begitu, ini akan memberi pengalaman yang berkesan bagi anak.

*Sumber: suara.com

 

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat