16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |   07:00 . Tak Perlu Tunggu Tua, Begini Cara Cegah Nyeri Sendi Sejak Muda   |   19:00 . Tren Hijab Segi Empat dan Pashmina Warna Pastel Jadi Idola   |   18:00 . Peringati Hari AIDS, STIKes Rajekwesi Edukasi Masyarakat   |   17:00 . Siapkan Atlet Muda, Igornas Jatim Gelar Balap Sepeda di Bojonegoro   |   15:00 . Damisda Buat Program Pemkab Lebih Terukur   |   14:00 . Berikut Para Juara Lomba pada Gebyar PAI SMA   |   13:00 . MGMP PAI Bojonegoro Gali Minat dan Bakat Siswa Melalui Lomba   |   11:00 . SMP Negeri 1 Kapas Terapkan Program Desasari   |   08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kasus Arisan Bodong

Begini Keseharian Terduga Pelaku Sebelum Melarikan Diri ke Luar Kota

blokbojonegoro.com | Sunday, 13 November 2022 18:00

Begini Keseharian Terduga Pelaku Sebelum Melarikan Diri ke Luar Kota

 

Kontributor: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Kasus dugaan penipuan diduga dilakukan DYP (26) warga asal Desa Ngraho, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Terduga pelaku kasus arisan bodong yang merugikan puluhan korban hingga kurang lebih Rp1,3 miliar itu ternyata sebelum melarikan diri ke Luar Kota sering tinggal di kontrakan sekitar Jalan MH. Thamrin, Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro Kota.

Ibu dari seorang anak yang telah pisah dengan suaminya itu, sebelumnya juga bertempat tinggal di Dusun Mbulu, Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro dengan ibu kandungnya. Namun ia lebih sering bertempat tinggal di rumah kontrak yang ada di Kota Bojonegoro.

“Jarang di rumah Desa Ngraho. Seringnya di Bojonegoro, waktu belum ramai kejadian itu. DYP ngontrak di Kota Bojonegoro. Setahuku di sekitar Kelurahan Ledok wetan perumahan depan salah satu hotel itu,” ungkap Bhabinkamtibmas Desa Ngraho, Bripka Supriono.

Lebih lanjut, seorang polisi yang telah melakukan mediasi dengan DYP dan para korban mengaku, yang menempati kediamannya di Desa Ngraho yakni Ibu dan anak DYP yang berusia sekitar enam tahun. Selain itu, ayah dari DYP telah meninggal dunia sejak DYP masih kecil. 

“Saya telah melakukan mediasi antara DYP dan para korban setidaknya empat kali, usai di mediasi DYP sepakat akan mengembalikan uangnya dengan jangka waktu dua bulan. Namun, setelah 2 bulan waktu yg di tentukan ternyata tidak ada pengembalian dana. Dan terlapor malah tidak ada di rumah Ngraho Kecamatan Gayam,” terang Bripka Supriono.

Sementara, salah seorang admin yang mengelola arisan itu, ID (27) mengungkapkan, sebelumnya DYP sering keluar dan pergi ke dugem untuk nyawer Disc Jockey (DJ), bersama keluarga dan admin arisannya.

“Ya, setahuku juga sering keluar, keluarnya ke Bojonegoro dan sering juga ke Kota Surabaya,” ungkap ID kepada blokBojonegoro.com, Minggu (13/11/2022).

Lebih lanjut, menurutnya, DYP juga mempunyai usaha kredit emas sama kredit Handphone (Hp) serta kredit uang juga. Selain itu, DYP juga telah pisah dengan suaminya sejak anaknya berusia sekitar dua tahun dan sekarang anaknya telah menginjak usia sekitar enam tahunan.

“Sudah lama pisahnya, dari anaknya umur dua tahun. Sekarang anaknya berusia sekitar enam tahun. Anaknya sekarang juga ikut dia,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, owner arisan bodong (DYP) diduga melarikan diri, sehingga membuat peserta merugi hingga Rp1,3 miliar dan para korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro. 

Dari data yang dihimpun dari berbagai sumber, terdapat puluhan orang yang menjadi korban dari dugaan penipuan berkedok arisan online ini, dimana rata-rata korban telah menyetor uang kisaran Rp10 juta hingga Rp50 juta.[riz/lis]

 

Tag : Pelaku, arisan, bodong



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat