21:00 . Perampok dan Brandal yang Mengacaukan Warga, 3 Desa Kecil jadi Bumirejo   |   20:00 . Baru Nikah, 50 Pasangan Muda di Bojonegoro Kandas   |   19:00 . Jelang Masa Akhir Petik, Harga Tembakau di Bojonegoro Terus Menurun   |   18:00 . Pemimpin Desa Bumirejo Dari Masa 1873   |   08:00 . Kwarcab Bojonegoro Laksanakan Apel Besar bersama Ka. Kwarda Jawa Timur   |   06:00 . Manbaul Ulum Bulu Bersholawat   |   18:00 . TP PKK Jawa Timur Resmi Lantik Dian Adiyanti Sebagai PJ Ketua TP PKK Bojonegoro   |   17:00 . KA Rute Bojonegoro-Yogyakarta Dirindukan Penumpang   |   16:00 . Wamenag RI Kunker ke Bojonegoro, Resmikan Gedung Imam Zarkasyi, Al-Rosyid   |   15:00 . Belum Ada Kabar Baik Soal Persibo, Supporter Akan Wadul Pj Bupati   |   14:00 . Kunjungi 2 Ponpes di Bojonegoro, Begini Pesan Kesan Wamenag RI   |   14:00 . Buktikan Kinerja Unggul, Pertamina Hulu Energi Terapkan Strategi Sinergi Operasi   |   13:00 . Ini Persyaratan Formasi Kesehatan dan Tenaga Teknis PPPK Pemkab Bojonegoro   |   10:00 . Biosaka Bikin Cepat Panen Solusi Efisiensi Biaya   |   08:00 . Suksesnya MSD 2023 Jadi Bentuk Suport Warga ke Desa¬†   |  
Fri, 29 September 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Berawal Hobi, Mantan Guru Sukses Tekuni Usaha Kerajinan Flanel

blokbojonegoro.com | Wednesday, 08 March 2023 15:00

Berawal Hobi, Mantan Guru Sukses Tekuni Usaha Kerajinan Flanel

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Mantan Guru PAUD, Laili Hikmatus Solihah asal Kelurahan Ledokkulon, Bojonegoro kini menekuni kerajinan boneka dan aksesoris flanel yang terbilang sukses. Setidaknya, produk kerajinan buatannya telah merambah di berbagai daerah hingga luar negeri. 

Ditemui di sela-sela bazar UMKM, Laili sapaan karibnya tampak sedang menata produk kerajinan untuk dipamerkan kepada para pembeli. Mulai dari gantungan kunci, gantungan pintu hingga boneka dan bros jilbab berbahan flanel. 

Laili menekuni usaha craft berbahan kain flanel, berawal dari hobi dan saat itu ia masih menjadi guru PAUD. Saat itu guru PAUD dituntut harus memiliki kreativitas tinggi. Tidak disangka, banyak masyarakat yang tertarik dan melirik bisnisnya. 

"Bisnis pertama dulu aksesoris rumah bros. Lambat laun karena hobi juga, kemudian memutuskan resign dan menekuni bisnis craft," ungkap Laili. 

Saat kasus Corona sedang tinggi-tingginya, penjualan kerajinan flanel buatan Laili sempat menurun drastis. Kemudian ia berinisiatif memproduksi masker anak dan dewasa. Pada saat bersamaan meredanya pandemi, Laili kembali lagi menekuni kerajinan berbahan kain flanel hingga boneka dengan menggunakan mesin jahit. 

"Dulu pandemi beralih ke masker kain dan terbaru sempat belajar membuat boneka dengan menggunakan mesin jahit lewat online berbayar. Kalau kerajinan flanel lebih mudah kita cari ide lewat YouTube, bentuk pola di kain flanel kemudian dijahit. Yang rumit boneka dari mesin jahit perlu kejelian, untuk sepatu boneka custom ambil dari bandung," ulasnya. 

Selain pemasaran dari mulut ke mulut, hingga bergabung dengan komunitas UMKM di Bojonegoro. Selama ini ia juga memanfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan kerajinan hasil kreasinya. Bahkan langkah tersebut terbilang efektif, buktinya pembeli datang dari berbagai daerah. 

"Penjualan lewat Shopee, Instagram, Facebook market, Toga Mas dan sempat iseng kirim ke Nusa Dua Bali. Kemudian kerjasama dengan kantor pos untuk membuka rekening agar mempermudah pengiriman, pernah juga dari Malaysia pesan 25 nama Nabi dan Rasul dari bahan flanel," ujar mantan Guru PAUD. 

Selain berbisnis dan mengembangkan hobi, rupanya jiwa sebagi pendidik juga masih melekat pada Laili. Dimana saat liburan sekolah ia sempat membuka kelas kerajinan flanel bersama anak-anak sekitar. Dengan harapan selain mengisi waktu luang juga mengasah kreativitas. 

"Waktu liburan sekolah pernah buka kenal kerajinan flanel, sebenarnya mudah membuatnya. Buktinya anak-anak bisa," pungkasnya. [liz/lis]

 

Tag : Kain, kerajinan, tangan, flanel



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat