16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |   07:00 . Tak Perlu Tunggu Tua, Begini Cara Cegah Nyeri Sendi Sejak Muda   |   19:00 . Tren Hijab Segi Empat dan Pashmina Warna Pastel Jadi Idola   |   18:00 . Peringati Hari AIDS, STIKes Rajekwesi Edukasi Masyarakat   |   17:00 . Siapkan Atlet Muda, Igornas Jatim Gelar Balap Sepeda di Bojonegoro   |   15:00 . Damisda Buat Program Pemkab Lebih Terukur   |   14:00 . Berikut Para Juara Lomba pada Gebyar PAI SMA   |   13:00 . MGMP PAI Bojonegoro Gali Minat dan Bakat Siswa Melalui Lomba   |   11:00 . SMP Negeri 1 Kapas Terapkan Program Desasari   |   08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Silaturahmi Kamtibmas, Divisi Humas Polri Kunjungi Ponpes Modern Al-Fatimah

blokbojonegoro.com | Thursday, 13 October 2022 18:00

Silaturahmi Kamtibmas, Divisi Humas Polri Kunjungi Ponpes Modern Al-Fatimah

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Tim dari Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes POLRI bersama rombongan, hari ini melakukan silaturahmi Kamtibmas ke Pondok Pesanyren (Ponpes) Modern Al-Fatimah Bojonegoro. Pada kunjungan kali ini, DivHumas Mabes POLRI melakukan sosialisasi kontra radikal dengan tema 'Terorisme Musuh Kita Bersama'.

Dalam kesempatan ini, Wakapolres Bojonegoro Kompol Muh Wahyudin Latif turut hadir bersama Pengasuh Ponpes Modern Al-Fatimah Bojonegoro Tamam Saifuddin. Bersama jajaran DivHumas Mabes POLRI, para santri di Ponpes Modern Al-Fatimah diberikan materi secara langsung oleh narasumber mitra kepolisian yakni Muhammad Mahmum Rasyid dari MUI Pusat.

DivHumas POLRI AKBP Gatot Hendro Hartono kepada blokBojonegoro.com menuturkan, bahwa kegiatan bertajuk kontra radikalisasi dilaksanakan di 24 provinsi. Kegiatan ini bermaksud memberi pemahaman, sharing kepada masyarakat terkait kegiatan supaya mengantisipasi agar orang tak mudah terpapar paham radikalisme.

"Harapan kita dengan melaksankan kegiatan ini, baik FGD di Polres maupun silaturahmi di pondok pesantren, audiens dapat memberikan pemahaman menggetok tularkan keoada warga sekitar atau minimal keluarganya tentang bahaya paham radikal," ungkap AKBO Gatot usai acara.

Ditambahkannya lagi, acara ini melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh maayarakat, mahasiswa, serta pelajar. Dengan begitu, pihaknya mengajak masyarakat agar membuka membuka diri untuk mempelajari segala hal.

"Kita jangan melihat pada satu titik saja, tapi kita melihat sisi yang lain. Dan apabila ada suatu ajaran atau suatu ajakan, kita melihatnya secara harfiah, jangan kita langsung mengkultuskan atau mengiyakan ajaran tersebut, sehingga dikhawatirkan itu akan menjadi tidak baik," lengkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Ponpes Al-Fatimah Tamam Saifuddin mengungkapkan rasa suka cita dan bangganya atas kegiatan ini. Yang mana, negara hadir ketika masyarakat butuh siraman, wejangan, saran dan masukan.

"Kegiatan ini, kami sangat mendukung. Karena kontra radikalisme adalah epicentrum dalam rangkan mencegah kepada gerakan radikalisme yang ada di Indonesia ini," papar Kyai Tamam.

Pihaknya menjelaskan, Ponpes adalah bagian dari instrumen yang bisa memberi wejangan kepada santri. Karena santri taatnya pada kyainya. Ketika kyai memberi petuah dengan ilmu-ilmu yang baik tentang akhlak, ideolgoli, syariah, ibadah, tntang berbangsa dan bernegara, maka santri dengan sendirinya akan membawa misi kedamaian dan berakhlahul karimah kepada negara.

"Santri dengan gerakan yang dibawa Mabes Polri, Polda, maupun Polres, kami sangat mendukung. Semoga kegiatan ini berkelanjutan, karena sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman kepada santri khususnya dan umat secara umum," tandasnya.

Selanjutnya, Kyai Taman juga berharap agar adanya kerajsama yang baik antara pemerintah, TNI-POLRI, ulama, serta tokoh masyaraka guna melangsungkan gerakan yang nyata dan lebih baik lagi. Juga kerjasama dengan akademisi, seperti dengan diterbitkannya buku bacaan dan lain sebagainya. [feb/ito].

Tag : ponpes, polri



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat