07:00 . Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Kapas Gotong Royong dan Bantu Masjid   |   15:00 . Wamenag: Jemaah Jaga Kesehatan Saat Puncak Haji   |   12:00 . Gua Hira, Cahaya Firman Berpendar ke Semesta   |   11:00 . Tiga Srikandi Amirul Hajj, NU, Muhammadiyah dan Kemenag   |   09:00 . Pengusaha Muda Nasional Deklarasikan Diri Maju Calon Ketua BPC HIPMI Bojonegoro   |   22:00 . Sekolah Tertua di Sukosewu Sukses Gelar Wisuda Purnasiswa   |   21:00 . 300 Jemaah Lansia dan Disabilitas Non Mandiri Tempati Hotel Transit   |   20:00 . Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Panduan Lengkapnya   |   19:00 . Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah   |   18:00 . Bawa Kerikil dan Snack Berat dari Arafah   |   17:00 . Berkat Holding Ultra Mikro (UMi) Pengusaha Olahan Singkong Asal Gayam Bisa Raup Omzet Fantastis   |   14:00 . Polisi Tetapkan Tersangka Perangkat Desa di Bojonegoro Usai Bacok Adik Iparnya   |   13:00 . Kisah Inspiratif Perajut Pamerkan Produk Lewat Platform Localoka dan Link UMKM   |   12:00 . Hikmah Pembagian Daging Kurban   |   11:00 . Inilah Nama-Nama Komisioner KPU Bojonegoro Terpilih   |  
Sat, 15 June 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kades di Bojonegoro Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1 M

blokbojonegoro.com | Wednesday, 06 September 2023 16:00

Kades di Bojonegoro Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1 M Kades Punggur mengenakan rompi tahanan Kejari Bojonegoro usai ditetapkan sebagai tersangka Tipikor (Foto : Rizki Nur Diansyah)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Kepala Desa (Kades) Punggur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, YP (40) ditetapkan tersangka tindak pidana korupsi (Tipikor) usai diduga menyelewengkan uang negara Rp1 miliar lebih, Rabu (6/9/2023).

Penetapan tersangka tersebut, usai tersangka dipanggil ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk dimintai keterangan. Sekitar pukul 10.00 WIB, YP datang ke Kejari Bojonegoro dengan didampingi Penasehat Hukum.

Kemudian, YP diperiksa oleh penyidik Kejari Bojonegoro. Usai diperiksa dan melakukan gelar perkara, akhirnya sekitar pukul 14.00 WIB, Kejari Bojonegoro menetapkan YP sebagai tersangka, dan selanjutnya Tersangka keluar menggunakan rompi merah bertuliskan 'Tahanan Kejaksaan Negeri Bojonegoro' itu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Badrut Tamam mengungkapkan, penetapan tersangka, YP ini, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan kepada sekitar 24 orang, serta menghadirkan saksi ahli sejak 9 Juni 2022 lalu.

“Dalam proses penyidikan, kami sudah melakukan pemeriksaan pada para saksi sekitar 24 orang, dan juga telah meminta keterangan kepada saksi ahli juga,” ungkap Kajari Bojonegoro.

Adapun, lanjut Kajari, dana yang dikelola oleh YP, sebesar Rp2.563.850.000,73 itu, meliputi Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD), dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2019 hingga 2021.

Dugaan penyelewengan usai pelaksanaan beberapa program yang tidak sesuai yang dalam APBDes, pelaksanaan tidak sesuai prosedural, ditemukan kegiatan yang di mark-up, dan pertanggungjawaban dari sekitar 16 kegiatan dibuat secara rekayasa.

“Tersangka merekayasa sekitar 16 kegiatan fisik,” tegas pria yang akrab disapa BT itu.

Sementara itu, berdasarkan perhitungan kerugian negara yang dilakukan Inspektorat pada 30 Maret 2023 lalu, terdapat sebesar Rp1.047.541.669,00 kerugian negara atas perbuatan yang dilakukan oleh Kades Punggur aktif itu.

Selanjutnya, saat ini tersangka dilakukan penahanan sementara selama 20 hari kedepan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan sangkaan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 ayat 1 Jo huruf B Jo 64 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaiman telah dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi subsider dan Pasal 3 sebagaimana pidana korupsi yang telah disebutkan.

“Dalam Pasal 2 Tipikor ancaman hukuman 20 tahun dan paling singkat 4 tahun. Sedangkan dalam Pasal 3, ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup dan paling singkat 1 tahun,” pungkasnya. [riz/lis]

 

 

Tag : Kejari, korupsi, kades



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 09 June 2024 15:00

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita

    Santri Al Manshur Bulu, Dilatih Praktik Menulis Berita Untuk mempermudah kecakapan menulis berita, mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI, Fakultas Tarbiyah, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri mengadakan rencana tindakan lanjut (RTL) dengan mereview hasil praktik menulis berita di...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat