19:00 . Pasti Cair, Cara Buat Koin Shopee Jadi Saldo Dompet Digital   |   18:00 . Air dari Sendang Sampang Dipercaya Membawa Berkah   |   12:00 . Duhh.....!!! Baru Nikah 50 Pasangan Muda Cerai   |   06:00 . Doa Bersama hingga Tarian Semua Usia, Semarakkan Bersih Dusun di Kedungadem   |   21:00 . Proses Evakuasi Memakan Waktu Cukup Lama   |   20:00 . Diduga Mengemudi Berkecepatan Tinggi, Pemuda Ini Meregang Nyawa Usai Hantam Pohon   |   18:00 . Akibat Bakar Sampah, 6 Kios Pasar di Bojonegoro Ludes Terbakar   |   17:00 . Baru, Kampus Ungu Buat Gerakan Indonesia Melayani   |   13:00 . Banyak Teror Minta Transfer, Camat Kasiman Beri Imbauan   |   11:00 . Adriyanto Resmi Jabat Pj Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Khidmat, Peringatan Maulid Nabi di SMKN Sekar   |   09:00 . Sujiwo Tejo Potong Tumpeng Ultah 1 Tahun Kajian Sor Greng   |   08:00 . BPKAD Buka Lelang Aset Kendaraan Dinas Milik Pemkab Bojonegoro   |   07:00 . PJ Bupati Bojonegoro dan Pengadilan Agama Bersinergi Cegah Perkara Perceraian   |   06:00 . Bak Lapangan, Eceng Gondok Penuhi Bengawan   |  
Sun, 01 October 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kades di Bojonegoro Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1 M

blokbojonegoro.com | Wednesday, 06 September 2023 16:00

Kades di Bojonegoro Jadi Tersangka Korupsi, Kerugian Negara Capai Rp1 M Kades Punggur mengenakan rompi tahanan Kejari Bojonegoro usai ditetapkan sebagai tersangka Tipikor (Foto : Rizki Nur Diansyah)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com - Kepala Desa (Kades) Punggur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, YP (40) ditetapkan tersangka tindak pidana korupsi (Tipikor) usai diduga menyelewengkan uang negara Rp1 miliar lebih, Rabu (6/9/2023).

Penetapan tersangka tersebut, usai tersangka dipanggil ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro untuk dimintai keterangan. Sekitar pukul 10.00 WIB, YP datang ke Kejari Bojonegoro dengan didampingi Penasehat Hukum.

Kemudian, YP diperiksa oleh penyidik Kejari Bojonegoro. Usai diperiksa dan melakukan gelar perkara, akhirnya sekitar pukul 14.00 WIB, Kejari Bojonegoro menetapkan YP sebagai tersangka, dan selanjutnya Tersangka keluar menggunakan rompi merah bertuliskan 'Tahanan Kejaksaan Negeri Bojonegoro' itu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, Badrut Tamam mengungkapkan, penetapan tersangka, YP ini, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan kepada sekitar 24 orang, serta menghadirkan saksi ahli sejak 9 Juni 2022 lalu.

“Dalam proses penyidikan, kami sudah melakukan pemeriksaan pada para saksi sekitar 24 orang, dan juga telah meminta keterangan kepada saksi ahli juga,” ungkap Kajari Bojonegoro.

Adapun, lanjut Kajari, dana yang dikelola oleh YP, sebesar Rp2.563.850.000,73 itu, meliputi Dana Desa (DD), Anggaran Dana Desa (ADD), dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2019 hingga 2021.

Dugaan penyelewengan usai pelaksanaan beberapa program yang tidak sesuai yang dalam APBDes, pelaksanaan tidak sesuai prosedural, ditemukan kegiatan yang di mark-up, dan pertanggungjawaban dari sekitar 16 kegiatan dibuat secara rekayasa.

“Tersangka merekayasa sekitar 16 kegiatan fisik,” tegas pria yang akrab disapa BT itu.

Sementara itu, berdasarkan perhitungan kerugian negara yang dilakukan Inspektorat pada 30 Maret 2023 lalu, terdapat sebesar Rp1.047.541.669,00 kerugian negara atas perbuatan yang dilakukan oleh Kades Punggur aktif itu.

Selanjutnya, saat ini tersangka dilakukan penahanan sementara selama 20 hari kedepan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan sangkaan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 ayat 1 Jo huruf B Jo 64 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaiman telah dirubah dengan UU Nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan atas UU nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi subsider dan Pasal 3 sebagaimana pidana korupsi yang telah disebutkan.

“Dalam Pasal 2 Tipikor ancaman hukuman 20 tahun dan paling singkat 4 tahun. Sedangkan dalam Pasal 3, ancaman hukuman 20 tahun atau seumur hidup dan paling singkat 1 tahun,” pungkasnya. [riz/lis]

 

 

Tag : Kejari, korupsi, kades



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat